Mengenal Sosok Rifki Ardiansyah, Prajurit TNI Peraih Emas Asian Games 2018

- 9:30:00 PM

Mengenal Sosok Rifki Ardiansyah, Prajurit TNI Peraih Emas Asian Games 2018


Jakarta, CNN Indonesia -- Rifki Ardiansyah Arrosyiid bukan hanya mengharumkan nama Indonesia pada Asian Games 2018. Peraih emas cabang olahraga nomor kumite 60kg itu juga mampu membanggakan kesatuannya sebagai anggota di korps Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Rifki Ardiansyah yang masih berpangkat Sersan Dua (Serda) itu merupakan prajurit TNI peraih emas di Asian Games kali ini. Ia saat ini tercatat bertugas di Kodam V/Brawijaya di TNI AD.

Ajang Asian Games 2018 bukan hanya menjadi pembuktian bagi para atlet dari kalangan sipil. Sejumlah atlet berlatar belakang militer pun ikut berjuang dalam 'pertempuran' di arena olahraga demi mengangkat prestasi Merah Putih.

Rifki Ardiansyah merupakan salah satu prajurit yang juga bersaing dengan para atlet luar negeri di ajang olahraga multicabang se-Asia tersebut. Pria 21 tahun tersebut bahkan mampu mempersembahkan emas bagi Indonesia usai mengalahkan karateka asal Iran, Amir Mahdi Zadeh, di fase final dengan skor 9-7.

Torehan tersebut pun menjadi sejarah tersendiri khusus di cabang karate. Setelah masa penantian 16 tahun lamanya, karate berhasil mempersembahkan emas untuk Indonesia.
Mengenal Sosok Rifki Ardiansyah, Prajurit TNI Peraih Emas Asian Games 2018
Sebelum torehan emas dari Rifki, cabor karate kali terakhir menyumbang emas untuk Indonesia pada Asian Games 2002 di Busan yang diraih Hasan Basri di nomor kumite 65kg.

Karate kali pertama menyumbang emas untuk Merah Putih pada Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand. Emas tersebut didapat atas nama Arif Taufan Syamsuddin di nomor kumite 60kg. Total sudah tiga emas yang disumbangkan cabor karate untuk Indonesia sepanjang sejarah gelaran olahraga multicabang se-Asia itu.

Bagi Rifki, ini merupakan medali emas pada debutnya di Asian Games 2018. Sebelumnya, ia pernah mencatatkan prestasi di ajang internasional pada cabor tersebut.

Salah satunya pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia, Rifki ikut membawa tim Indonesia medali perunggu di nomor kumite beregu.

Pada level kejuaraan internal TNI, Rifki juga pernah mengharumkan kesatuannya di Kodam V/Brawijaya pada Kejuaraan Piala Panglima TNI, September 2017 lalu.

Ia menjadi satu-satunya penyumbang medali emas pada kejuaraan tersebut. Rifki sukses di nomor kumite 55kg sehingga mampu mendapatkan emas.

Rifki menyatakan medali emas yang didapatnya pada Asian Games kali ini merupakan sebuah mimpinya yang terwujud semasa kecil.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT. Terima kasih kepada orang tua saya, dan rakyat Indonesia. Terima kasih kepada pengurus FORKI, pelatih, dan juga semuanya."

"Saya bermimpi untuk bisa jadi juara Asian Games dan juara dunia. Kini mimpi itu terwujud. Kunci keberhasilan saya adalah tampil tenang dan yakin karena ada dukungan dari rakyat Indonesia," ucap Rifki.

Emas Rifki adalah emas ke-11 yang diraih oleh kontingen Indonesia di Asian Games 2018.

Lihat juga: Dua Digit Emas, Prestasi Langka Indonesia di Asian Games
Sementara itu, Ketua Umum PB Forki Gatot Nurmantyo menyatakan Rifki telah mengamalkan nilai-nilai sebagai prajurit TNI.

"Dia bertugas di pusat olahraga dan pendidikan jasmani. Saya yakin TNI pasti mengizinkan karena tugas tentara adalah bertempur dan mempertahankan negara serta mengibarkan bendera Merah-Putih. Dan hal itu sudah dibuktikan hari ini," ujar Gatot. (bac/har)
Advertisement

Berkomentarlah Dengan Bijak
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search