Polisi Turun Tangan Usut Video Pemukulan di SMKN 3 Tegal yang Viral

Polisi Turun Tangan Usut Video Pemukulan di SMKN 3 Tegal yang Viral


Tegal - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta dugaan penganiayaan di SMKN 3 Kota Tegal segera ditelusuri. Kepolisian pun digandeng untuk mengetahui kebenaran dari video kekerasan yang sudah viral tersebut.

Pejabat Gubernur Jateng, Syarifudin mengatakan dirinya setelah mengetahui ada video kekerasan yang viral di media sosial itu langsung berkoordinasi dengan kepala daerah setempat.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Tegal, sudah perintahkan agar ditelusuri kebenarannya seperti apa, berkoordinasi dengan Pak Kapolres," kata Syarifudin saat dihubungi wartawan, Kamis (30/8/2018).

Oleh sebab itu, Syarifudin belum bisa memastikan apakah video yang beredar itu murni kekerasan atau hal lain. Ia sangat menyayangkan jika terbukti video tersebut merupakan praktik kekerasan.
Polisi Turun Tangan Usut Video Pemukulan di SMKN 3 Tegal yang Viral
"Jangan sampai, kalau benar-benar terjadi, sangat kita sayangkan," tandasnya.

Untuk diketahui, video pemukulan remaja berseragam putih abu-abu tersebar di media sosial. Ternyata mereka adalah siswa SMKN 3 Tegal, antara siswa tingkat 2 dan tingkat 1.

"Memang yang dipukuli itu siswa baru tingkat 1. Sedangkan yang memukuli adalah siswa tingkat 2," kata Waka Kesiswaan SMKN 3 Tegal, Bambang.

Menurut Bambang saat ini siswa dalam video tersebut masih menjalani kegiatan di Jakarta. Ia bernjanji pekan depan akan memanggil yang bersangkutan bersama orangtuanya.
(alg/sip)

Orang Tua Siswa Serahkan Kasus Kekerasan ke Sekolah

Orang Tua Siswa Serahkan Kasus Kekerasan ke Sekolah

Tegal - Orang tua siswa yang anaknya menjadi korban kekerasan menyerahkan penanganan kasus pemukulan kepada pihak sekolah. Mereka berharap kasus ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang.

Trimo, orang tua Tedi Mustofa siswa kelas 1, warga Kelurahan Kraton, orang tua siswa yang menjadi korban pemukulan mengatakan, kasus ini diharapkan ditangani secara serius. Kasus kasus seperti itu diharapkan jangan dijadikan tradisi sekolah karena membahayakan.
Orang Tua Siswa Serahkan Kasus Kekerasan ke Sekolah
"Kami serahkan penyelesaiannya kepada pihak sekolah. Kami berharap ada penyelesaian yang baik sehingga tidak akan terulang lagi," ujar Trimo, Jumat (31/8/2018).

Setelah kejadian pemukulan tersebut, tambah Trimo, ada keluhan dari anaknya. Tedi mengaku hanya mengeluh tidak enak badan dan minta dikerokin oleh ibunya.

"Sedikit merasa tidak enak badan dan dikerokin sama ibunya. Habis itu sembuh," ungkap Trimo.

Mahasiswi di Bandung Korban Begal Sadis Meninggal Dunia

Mahasiswi di Bandung Korban Begal Sadis Meninggal Dunia


Bandung - SP (23) mahasiswi korban begal sadis di Bandung mengembuskan nafas terakhir. Nyawa gadis tersebut tak tertolong setelah sempat mendapat perawatan sehari di RS Borromeus.

SP meninggal dunia pada Jumat (31/8/2018) tepat pukul 00.00 WIB. Dia tak sadarkan diri sejak dibegal di kawasan Cikapayang, Bandung pada Kamis (30/8) subuh.

"Iya benar korban yang kemarin dirawat, yang kritis meninggal dunia tadi malam," ucap Kasubbag Humas Polrestabes Bandung Kompol Santhi Rianawati saat dikonfirmasi detikcom.
Mahasiswi di Bandung Korban Begal Sadis Meninggal Dunia Dony Indra Ramadhan - detikNews Share 0Tweet Share 0195 komentar Mahasiswi di Bandung Korban Begal Sadis Meninggal Dunia Foto: Dony Indra Ramadhan Bandung - SP (23) mahasiswi korban begal sadis di Bandung mengembuskan nafas terakhir. Nyawa gadis tersebut tak tertolong setelah sempat mendapat perawatan sehari di RS Borromeus.  SP meninggal dunia pada Jumat (31/8/2018) tepat pukul 00.00 WIB. Dia tak sadarkan diri sejak dibegal di kawasan Cikapayang, Bandung pada Kamis (30/8) subuh.  "Iya benar korban yang kemarin dirawat, yang kritis meninggal dunia tadi malam," ucap Kasubbag Humas Polrestabes Bandung Kompol Santhi Rianawati saat dikonfirmasi detikcom.   Baca juga: Cerita Teman Mahasiswi Bandung Korban Begal yang Kini Kritis   SP bersama temannya yang juga perempuan berinisial EA (23) dibegal saat hendak menuju ke indekos rekannya di kawasan Dipatiukur. Dia dibegal di Jalan Cikapayang, Kota Bandung.  Saat itu, SP dan rekannya mengendarai sepeda motor usai makan bakso di kawasan Cihampelas. Di tempat kejadian perkara, tiba-tiba dia dipepet oleh pelaku.   Tas milik SP ditarik secara paksa. SP terjatuh hingga kepalanya membentur jalan. Dia mengalami luka serius di kepala hingga dilarikan ke RS Borromeus.

SP bersama temannya yang juga perempuan berinisial EA (23) dibegal saat hendak menuju ke indekos rekannya di kawasan Dipatiukur. Dia dibegal di Jalan Cikapayang, Kota Bandung.

Saat itu, SP dan rekannya mengendarai sepeda motor usai makan bakso di kawasan Cihampelas. Di tempat kejadian perkara, tiba-tiba dia dipepet oleh pelaku.

Tas milik SP ditarik secara paksa. SP terjatuh hingga kepalanya membentur jalan. Dia mengalami luka serius di kepala hingga dilarikan ke RS Borromeus. 

Bandung Tak Lagi Aman, Sembilan Aksi Begal Terjadi dalam Sepekan Terakhir

Bandung Tak Lagi Aman, Sembilan Aksi Begal Terjadi dalam Sepekan Terakhir

HEADLINE koran TRIBUN JABAR edisi Jumat 31 Agustus 2018 menyajikan laporan utama tentang begal sadis kembali beraksi di jalanan di Kota Bandung.

Peristiwa terakhir menimpa Shanda (23) dan Eva (23), yang sedang berkendara di Jalan Cikapayang, Kamis (30/8/2018) dini hari.

Ini pembegalan kesembilan di jalanan di Kota Bandung dalam sepekan terakhir.

Aksi begal membuat kedua korban terluka. Shanda, yang terluka parah, bahkan masih terbaring kritis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Borromeus, Bandung.

Hingga Kamis (30/8/2018) malam, selang masih terpasang di mulut dan hidungnya.

Perban juga masih menutupi kepala dan sebagian mata mahasiswi asal Kabupaten Purwakarta yang sehari-hari indekos di kawasan Jalan Bagusrangin ini.
"Kondisinya kritis, kesadarannya hanya empat persen," ujar seorang petugas medis saat menjelaskan kondisi Shanda kepada Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema, yang kemarin mengunjungi Shanda di rumah sakit bersama Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana.
Bandung Tak Lagi Aman, Sembilan Aksi Begal Terjadi dalam Sepekan Terakhir
Kapolrestabes mengatakan, pembegalan terjadi ketika kedua korban yang mengendarai sepeda motor berboncengan baru saja turun dari Jembatan Pasupati dari arah Cihampelas menuju Bagusrangin.

Namun, di Jalan Cikapayang, dua pelaku yang juga mengendarai sepeda motor tiba-tiba mengejar dan memepet mereka.

Salah seorang pelaku menarik tas milik Shanda hingga korban terjatuh dan kepalanya terbentur aspal.

"Saat kejadian korban dalam posisi dibonceng. Peristiwanya terjadi sekitar pukul 03.30," ujar Kapolrestabes.

Eva, teman korban, yang dini hari itu juga terjatuh, selamat dan hanya mengalami luka ringan.

"Temannya yang bawa motor hanya luka memar dan kondisinya sudah membaik. Barang berharga milik Shanda yang dibawa ponsel dan uang Rp 300 ribu. Kami akan secepatnya mengungkap dan menangkap pelakunya," ujar Kapolrestabes. (*)

Jelang HUT ke-72 TNI, Ratusan Personil Gabungan TNI Senam Bareng di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya

Jelang HUT ke-72 TNI, Ratusan Personil Gabungan TNI Senam Bareng di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Menjelang HUT ke-72 TNI, ratusan personel gabungan TNI AU Lanud Wiriadinata bersama personil TNI AD kodim 0612 Tasikmalaya menggelar senam Gemu Famire di Base ops Landasan Udara Wiridianata Tasikmalaya, Jumat (31/8/2018) Pagi.

Peserta senam bersama yang berdurasi sekitar sepuluh menit tersebut terlihat bersemangat di tengah udara dingin Tasikmalaya.

Danlanud Wiriadinata Letkol Pnb M Pandu Adi Subrata S.H mejelaskan selain menyemarakan menjelang HUT TNI ke 72, kegiatan sekaligus mengenalkan tarian khas Maumere, Nusa Tenggara Timur yang merupakan kekayaan bangsa.

"Ini sekaligus mengenalkan tari Gemu Famire yang diketahui tarian tersebut merupakan kekayaan daripada bangsa Indonesia. Panglima TNI mengintruksikan untuk lebih mengenalkan atau lebih menyemarakan lagi dalam rangka HUT yang akan diperingati 5 Oktober," jelasnya.
Jelang HUT ke-72 TNI, Ratusan Personil Gabungan TNI Senam Bareng di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya
Dia menuturkan tarian Gemu Famire di rangkaian HUT TNI ke 72 rencananya akan memecahkan rekor karena secara serentak digelar di seluruh daerah.

• Benarkah Daging Ayam Tak Perlu Dicuci Menggunakan Air Sebelum Dimasak?

• Polisi: Dilihat dari CCTV, Pelaku Begal di Jalan Cikapayang Bandung Ada Dua Orang

"Selain hari ini, dari Sabang sampai Merauke tanggal 4 September nanti, akan dilaksanakan serentak," tuturnya.

Sebagai Danlanud Wiriadinata Tasikmalaya, Letkol Pnb M Pandu Adi Subrata berharap seluruh satuan TNI bisa lebih sinergi di usia ke 72.

"Harapan di HUT nanti, lebih sinergis antara AD, AL, dan AU, menjadi komponen bangsa yang solid," harapnya.

Suami dari Ny Anita Pandu ini menambahkan dalam HUT TNI nanti telah menyiapkan sejumlah agenda untuk menyemarakan Dirgahayu para patriot bangsa tersebut.

"Selain itu di HUT nanti, Lanud Wiriadinata akan menggelar kegiatan bakti sosial dan juga menggelar fun bike, lokasi fun bike atau gowes to Banjar nanti di Kota Banjar, kebetulan kami ada pangkalan udara disana yaitu Lanud Langen Sari. Tujuannya di Banjar sekaligus mengenalkan pada masyarakat Banjar bahwa kami AU eksis di Kota Banjar juga," tambahnya.

Raih Medali Emas Asian Games 2018, Prajurit TNI Disambut Meriah di Markas Kodam

Raih Medali Emas Asian Games 2018, Prajurit TNI Disambut Meriah di Markas Kodam


Dua prajurit TNI AD yang ikut serta dalam ajang Asian Games 2018 tiba di Markas Kodam V Brawijaya, Kamis (30/8/2018).

Serda Rifki Ardiansyah Arrosyiid, atlet karate peraih medali emas, yang datang bersama atlet lari yang juga prajurit Kodam V Brawijaya, Sertu Atjong Tio Purwanto, di atas jip disambut bak pahlawan oleh ratusan rekan sesama prajurit yang berjajar rapi di jalan utama menuju markas Kodam V Brawijaya.

Sesampainya di halaman markas utama, kedua atlet disambut kalungan bunga oleh Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Arif Rahman dan Plt Sekdaprov Jawa Timur, Djumadi.

Arif memuji prestasi kedua prajuritnya tersebut meski Sertu Atjong belum berhasil meraih predikat juara dalam kategori lomba lari halang rintang jarak 3.000 meter.

Namun demikian, menurut Arif, Sertu Atjong mencatat rekor tercepat pelari tingkat nasional di nomor lari halang rintang jarak 3.000 meter.

Sebelumnya, waktu tercepat pada nomor ini adalah 8 menit 55,91 detik atas nama Muhammad Qurosi dalam ajang Sea Games 2011.

Raih Medali Emas Asian Games 2018, Prajurit TNI Disambut Meriah di Markas Kodam
"Tapi Atjong mampu menyelesaikannya dengan waktu 8 menit, 54,32 detik," katanya.

Baik Serda Rifky maupun Sertu Atjong, lanjut Arif, adalah atlet andalan TNI AD yang patut diapresiasi.

"Mereka membawa kebanggaan bagi kami," tuturnya.

Baca: Momen Jokowi, Hanifan dan Prabowo Berpelukan Direka Ulang Anak-anak Palestina

Rifki meraih medali emas di nomor pertandingan Kumite 60 kilogram Asian Games 2018 pada Minggu (26/8/2018) di Plenary Hall Jakarta Convention Center.

Serda Rifki menambahkan, perolehan emas untuk Indonesia setelah mengalahkan lawannya, Amir Mahdi Zadeh, karateka asal Iran, dengan skor akhir 9-7.(*)

Prajurit TNI Peraih Medali Emas Asian Games 2018 Ini Dapat Hadiah Rumah

Prajurit TNI Peraih Medali Emas Asian Games 2018 Ini Dapat Hadiah Rumah

Serda Rifki Ardiansyah Arrosyiid, atlet karate peraih medali emas di Asian Games 2018 mendapat banyak hadiah.

Salah satunya adalah satu unit rumah dari Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur.

Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Arif Rahman mengatakan, selain rumah dari REI juga ada beberapa hadiah khusus termasuk dari gubernur Jatim dan dirinya.


"Nanti dikasih rumah oleh REI. Diacarakan khusus oleh Gubernur Jatim," katanya seusai menyambut Serda Rifki Ardiansyah Arrosyiid di Markas Kodam V Brawijaya Surabaya, Kamis (30/8/2018).

Rifki, sambung dia, adalah atlet berprestasi sumbangan TNI di Asian Games 2018. Sehari-hari, Rifki bertugas di Kesatuan Jasmani Kodam V Brawijaya.
Prajurit TNI Peraih Medali Emas Asian Games 2018 Ini Dapat Hadiah Rumah
"Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi kami," jelasnya.

Selain Serda Rifki, satu lagi prajurit TNI yang juga berlaga di Asian Games, yakni Sertu Atjong Tio Purwanto.

 Atjong merupakan atlet lari di nomor lari halang rintang jarak 3.000 meter.

Sehari-hari, Sertu Atjong bertugas di Yonif 521/DY. Sebuah Batalyon infanteri mekanis yang merupakan satuan jajaran Brigade Infanteri Mekanis 16/Wira Yudha yang berkedudukan di Kediri, Jawa Timur.

Serda Rifki dan Sertu Atjong, Rabu sore disambut bak pahlawan oleh ratusan prajurit di markas Kodam V Brawijaya.(*) 

300 Kura-Kura Terancam Punah Ditemukan Mati di Lepas Pantai Meksiko

300 Kura-Kura Terancam Punah Ditemukan Mati di Lepas Pantai Meksiko


MEXICO CITY – Sekira 300 kura-kura laut yang terancam punah ditemukan mati di pantai selatan Meksiko pada Selasa. Kura-kura laut tersebut terperangkap di dalam jaring penangkap ikan. Insiden ini terjadi beberapa pekan sesaat setelah lebih dari 100 kura-kura mati lainnya ditemukan bulan ini.

Dilansir Reuters, Rabu (29/8/2018), Koordinator Badan Perlindungan Sipil Meksiko, Heliodoro Diaz mengatakan, kura-kura malang tersebut ditemukan oleh para nelayan Negara Bagian Oaxaca di komunitas pinggir pantai Barra de Colotepec. Foto-foto yang diambil Reuters menunjukkan puluhan kura-kura yang mati, banyak di antaranya mulai membusuk, terperangkap dalam benda yang diduga sebagai sebuah jaring.

300 Kura-Kura Terancam Punah Ditemukan Mati di Lepas Pantai Meksiko
Kura-kura olive ridley yang menurut pihak berwenang Meksiko berada dalam status terancam punah berukuran panjang sekira 75 sentimeter dengan bobot sekira 45 kilogram. Dari Mei sampai September mereka mendarat di berbagai pantai di negara-negara bagian Meksiko sepanjang Samudera Pasifik untuk bertelur.

Meksiko, yang merupakan rumah bagi enam dari tujuh spesies penyu laut dunia, memiliki program permanen untuk melindungi reptil amfibi tersebut, termasuk hukuman kriminal bagi orang-orang yang membunuh mereka. Kantor pengacara federal untuk perlindungan lingkungan (PROFEPA) mengatakan akan menyelidiki kasus ini.

Bulan ini, pihak berwenang mengatakan mereka tengah menyelidiki kematian 113 kura-kura laut dari jenis yang terancam punah; 102 kura-kura olive ridley, enam hakwsbill dan lima lainnya dari spesies kura-kura hijau, di sebuah penangkaran di Negara Bagian Chiapas.

Para ahli mengatakan, kematian itu mungkin disebabkan oleh kehabisan napas, kail ikan atau alga berbahaya, namun penyebab pastinya masih diselidiki.

(dka)

9.422 Personel Polri-TNI Amankan Pesta Penutupan Asian Games

9.422 Personel Polri-TNI Amankan Pesta Penutupan Asian Games


Jakarta - Personel TNI-Polri siap mengamankan pesta penutupan Asian Games 2018 pada 2 September 2018. Sebanyak 9.422 personel gabungan siap mengamankan pesta penutupan Asian Games 2018 di Jakarta.

"Sebanyak 9.422 gabungan Polri, TNI, dan Pemda. Pemda dari Satpol PP, pemadam kebakaran, ambulans, dan lain-lain, khususnya berkaitan dengan quick response," ucap Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada wartawan seusai rapat pengamanan Asian Games di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Kamis (30/8/3018).

Sama seperti acara pembukaan, akan ada penutupan lalu lintas di sekitar GBK. Selain seremoni, akan ada festival di luar Stadion GBK.

"Selain acara upacara di GBK, ada festival di luar. Kita dari Polri, TNI kita tetap fokus kepada masalah utama, khususnya terorisme. Kemudian kemacetan lalu lintas, kantong parkir, penutupan arus, dan lain-lain," ucap Tito.

Tito menambahkan, selama pelaksanaan Asian Games, tidak ada kejadian yang menonjol. Beberapa kejadian yang terjadi pun masih bisa ditangani oleh pihak kepolisian.
9.422 Personel Polri-TNI Amankan Pesta Penutupan Asian Games
"Kasus kecil, kehilangan HP 3. Tapi bisa ditemukan karena bukan dicuri, tapi lupa disimpan di mana," kata Tito.

"Secara umum, tidak ada gangguan keamanan di penyelenggaraan Asian Games. Namun ada tiga hari lagi. Ada beberapa cabang yang akan kita amankan," sambungnya.

Selain itu, Tito mengatakan penyelenggaraan Asian Games 2018 secara umum berjalan dengan lancar. Tidak ada gangguan keamanan, terlebih kasus terorisme.

"Penyelenggara Asian games, terutama masalah keamanan, relatif berjalan bagus. Asian Games sampai hari ini tidak ada kejadian signifikan, terutama berhubungan dengan tamu, atlet, ofisial, dan media," kata Tito.

Kapolri dan Panglima TNI Rapat Bahas Pengamanan Closing Ceremony Asian Games

Kapolri dan Panglima TNI Rapat Bahas Pengamanan Closing Ceremony Asian Games


JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggelar rapat di Polda Metro Jaya, Kamis (30/8/2018).

Rapat ini digelar guna membahas pengamanan penutupan acara atau closing ceremony Asian Games 2018. Diketahui, penutupan acara olahraga bergengsi se-Asia tersebut akan dilaksanakan pada Minggu, tanggal 2 September 2018.

Kapolri dan Panglima TNI Rapat Bahas Pengamanan Closing Ceremony Asian Games

Rapat dilaksanakan tepatnya di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Markas Polda Metro Jaya pukul 09.00 WIB. Bersifat tertutup, rapat pun dilangsungkan tanpa sorotan awak media.

Tito dan Hadi diketahui memimpin rapat tersebut. Selain mereka, hadir juga Ketua Inasgoc Erick Thohir dalam rapat tersebut. Diketahui, ketiganya memasuki ruang rapat pada pukul 09.15 WIB. Hadir pula sejumlah pejabat Polri, TNI, dan Inasgoc dalam rapat tersebut.

VIRAL! Video Lagu Berjudul Merah Putih Benderaku. Sosok Penciptanya Bikin Salut Netizen

VIRAL! Video Lagu Berjudul Merah Putih Benderaku. Sosok Penciptanya Bikin Salut Netizen

Seorang gadis muda penyandang disabilitas berhasil membuat warganet di media sosial tersanjung.

Dengan segala keterbatasan fisiknya, ia mampu menciptakan dan menyanyikan sebuah lagu berjudul 'Merah Putih Benderaku'.

Ia menciptakan lagu tersebut untuk merayakan HUT RI ke-73 pada 17 Agustus 2018 lalu sebagai bentuk jiwa nasionalismenya.

Nada lagu ciptaannya terdengar begitu indah dan maksud setiap liriknya juga terasa sangat dalam.

Apalagi gadis penyandang disabilitas ini menyanyikan lagu 'Merah Putih Benderaku' ciptaannya dengan rasa dan penghayatan.

Padahal ia hanya menyanyikan lagu ciptaannya di dalam rumah diiringi musik piano dan mengandalkan kamera ponsel seadanya. Ia nampak mengenakan kaos warna pink dan membiarkan rambut panjangnya terurai. Gesture tangannya sesekali terlihat saat bernyanyi seolah lirik lagu tersebut berasal dari suara hatinya.
VIRAL! Video Lagu Berjudul Merah Putih Benderaku. Sosok Penciptanya Bikin Salut Netizen
Begini lirik lagu 'Merah Putih Benderaku' ciptaannya.

Merah putih benderaku
Berkibar di langit biru
Dari penjuru nusantara
Engkau dikenal dunia

Merah lambang beranimu
Putih tanda kesucianmu
Tak akan luntur oleh waktu
Engkau bendera negeriku

Berkibarlah slamanya
Berkibar di seluruh bumi pertiwi
Tanah airku yang merdeka
Tanah airku indonesia

Merah putih tercinta
Warnamu mengalir dalam jiwaku
Dimanapun aku berada
Kaulah bendera negeriku

Videonya pun viral di media sosial dan diunggah oleh akun Facebook Elisa Dirgayu. Sampai detik ini sudah 695 ribu orang yang melihat videonya dan 25 ribu orang membagikan.

Ribuan warganet pun salut dengan bakat dan kreativitas gadis muda penyandang disabilitas tersebut.
Mereka berharap suatu saat gadis muda penyandang disabilitas ini bisa diundang dalam acara televisi.
Selain itu, mereka juga menilai gadis muda itu menciptakan dan menyanyikan lagunya sangat tulus.

"penghayatan dan cinta akan tanah air Indonesia membuat merinding dengarkan lagu ini....
I love Indonesia," tulis Neltjie Suara.

"Omg..makna lagu nya sangat” dalam.keren habis.ini yg namanya cinta indonesia..," kata Sugi Yong.

"Menetes air mataku mndengarkannya.... your is the best.. smga org2 petinggi mndengarkan," kata Ono Itemss.

"Mantap lihat bpk jokowi 'sungguh mulia org inii," komentar Pardamean Hutapea.

"Semoga viral suara anda sungguh menyentuh. Lagu Merah Putih BenderaKu ciptaan mu, mampu meneteskan air mataku. Air mata Garudaku," tulis Gamel Hi.

Melalui akun instagram pribadinya, gadis disabilitas bernama Denly Tan ini pun berterimakasih kepada warganet yang telah membagikan videonya. Ia tak menyangka lagu ciptaannya akan viral dan disambut positif oleh publik. Denly Tan juga meminta maaf jika saat menyanyikan lagu tersebut penampilannya kurang sopan karena hanya mengenakan kaos.

Menurutnya, jika tanpa keterlibatan pengguna media sosial untuk menyebar luaskan, lagu ciptaannya tidak akan viral seperti sekarang. Dalam profil instagramnya tertulis ia suka bermusik, menulis dan menggambar animasi. (*)
Editor: Tri Indaryani

Inilah Sosok Aprilia Manganang, Atlet Voli Putri Andalan Indonesia Anggota TNI AD, Dikira Laki-laki

Inilah Sosok Aprilia Manganang, Atlet Voli Putri Andalan Indonesia Anggota TNI AD, Dikira Laki-laki

Sosok atlet voli putri nasional asal Sulawesi Utara, Aprilia Manganang memiliki penampilan tomboi dan menarik perhatian.

Manganang yang ikut berpartisipasi dalam babak penyisihan pertandingan cabang olahraga voli Asian Games 2018 itu memiliki badan kekar hingga kerap disangka pria.

Hal itu juga membuat Manganang sedih. Pasalnya penampilannya yang seperti laki-laki membuat dirinya sering diminta untuk melakukan ter feminitas.

Yakni tes untuk menunjukkan bahwa Manganang benar-benar seorang perempuan.

Tes itu sering Manganang lakukan sebelum bertanding.

Inilah Sosok Aprilia Manganang, Atlet Voli Putri Andalan Indonesia Anggota TNI AD, Dikira Laki-laki
Lebih tepatnya, ia menjadi Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang resmi bergabung 2016.

Saat dilantik menjadi Kowad, berpangkat sebagai Serda (Sersan Dua).

Perempuan kelahiran 27 April 1992 ini juga menuturkan bahwa hobi olahraganya berawal dari kebiasaannya saat kecil.

"Awalnya suka bermain basket dan voli di sekolah, hingga pernah mengikuti kejuaraan di kampung halaman. Imbalan yang saya dapat mulai dari ucapan terimakash, mi instan hingga telur rebus," tambahnya.

Sejak kecil berusaha keras, tak disangka bila Manganang kini berhasil menjadi atlet voli andalan bangsa.

Berikut foto-foto Manganang yang dikutip dari TribunJateng.com.

1. Memiliki senyum manis

2.  Memiliki banyak penggemar
                           

3.  Mangalang saat bertanding voli

4.  Canggungnya Aprilia Manganang Saat Harus Berdandan


Dilansir dari Kompas.com, Mangang merasa canggung saat harus berdandan dalam sebuah acara resmi Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).

Ia pun bercerita tentang pengalamannya ketika harus berdandan untuk acara Kowad.

Hal itu menjadi pemandangan yang tak biasa dari Aprilia.

Selama ini, dia memang kerap berpenampilan tomboi layaknya seorang laki-laki.

"Pas di foto itu aku kelihatan kaku banget. Kalau anggota Kowad yang cewek kan memang wajib pakai make-up saat acara resmi. Sudah lama sekali tak berdandan seperti itu. Dulu pernah pakai gaun saat peneguhan sidi (baptis), itu pun sudah lama sekali," kata Aprilia saat ditemui KOMPAS.com di Padepokan Voli, Sentul, Kabupaten Bogor, Kamis (2/6/2017).

"Akan tetapi, namanya juga kerja. Aku disuruh pakai rok, sepatu high heels yang tingginya lima senti, dan jalan harus feminin. Aku pun sebenarnya enggak mau ngaku kalau itu aku," kata Aprilia seraya tertawa.

Saking canggungnya harus berdandan layaknya perempuan, Aprilia mengaku sampai susah tidur pada H-1 sebelum acara pelantikan.

Aprilia menghadiri acara tersebut setelah menjalani pelatihan sebagai anggota Kowad. Ia bertugas di bagian jasmani karena dianggap mempunyai prestasi di bidang olahraga.

"Bayangkan saja, aku sampai cedera ankle karena pakai sepatu high heels. Kan tahu sendiri, basic aku tuh cowok banget, lalu tiba-tiba harus berpenampilan cantik," tutur Aprilia.

Kendati demikian, Aprilia bersyukur bisa dilantik menjadi anggota Kowad.

Pekerjaan tersebut merupakan jaminan masa depan jika dia berhenti berkarier di dunia voli. (*)
Editor: Abdi Tumanggor

TNI Siapkan Bonus Bagi Prajurit yang Berprestasi di Asian Games 2018

TNI Siapkan Bonus Bagi Prajurit yang Berprestasi di Asian Games 2018

Jakarta - Sejumlah anggota TNI yang ikut bertanding di Asian Games 2018 turut menyumbang medali emas. Salah satunya ialah Serda Rifki Ardiansyah. Rifki menang setelah mengalahkan atlet karate asal Iran, Amir Mahdi Zadeh, dalam kelas kumite 60 kg dengan torehan skor 9-7 pada laga final.

Pihak TNI pun berjanji akan menebar bonus bagi siapa pun anggotanya yang berprestasi, khusunya dalam ajang Asian Games 2018.

"Tentu ada hadiahnya atau bonus yang TNI akan berikan, cuma kami merahasiakan (apa bonusnya). Surprise," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono di Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen Sabrar Fadhilah mengungkapkan, terlibatnya anggota TNI di perhelatan Asian Games 2018 menjadi suatu kebanggaan, dan kehormatan bagi TNI. Terlebih, jika bisa ikut menambah perolehan emas yang diraih Indonesia.
TNI Siapkan Bonus Bagi Prajurit yang Berprestasi di Asian Games 2018
"Tentu Asian Games ini menjadi bagian dari contoh rasa nasionalisme. Pada prinsipnya perjuangan yang dilakukan oleh atlet-atlet ini mudah-mudahan bisa mengajak komponen masyarakat untuk membangun negeri ini melalui prestasi," ujar dia.

Sabrar pun belum mau membeberkan secada detail bonus yang diterima para anggota TNI yang mendapatkan medali. Namun, ia membocorkan sedikit.

"Tentu nanti pasti ada perhatian dari pimpinan tentang hal ini. Tapi saya belum tahu apa. Yang jelas bisa kesempatan sekolah, karena prestasi dia di luar prajurit-prajurit secara umum atau ada bonus-bonus lain," tutup dia.

Patroli Bersama TNI di Perbatasan Timor Leste! Ini Yang Dilakukan Mahasiswa KKN Undana

Patroli Bersama TNI di Perbatasan Timor Leste! Ini Yang Dilakukan Mahasiswa KKN Undana

Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Belu melakukan patroli batas bersama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Patroli batas merupakan tugas pokok TNI sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL.

Mahasiswa mengikuti patroli setelah berkoordinasi terlebih dahulu dengan TNI. Mereka mengenakan pakaian ala tentara, yakni rompi baja antipeluru, sepatu PDL dan helm tentara.

Pengalaman unik itu dialami mahasiswa Undana Kupang di Pos Salore, Senin (20/8/2018), pukul 14.00 Wita. Komandan Pos TNI di perbatasan itu memenuhi harapan para mahasiswa yang ingin melakukan patroli bersama.

Demi melihat patok batas negara, mahasiswa rela naik dan turun gunung melewati daerah terjal, hutan, semak belukar dan melewati sungai.
Patroli Bersama TNI di Perbatasan Timor Leste! Ini Yang Dilakukan Mahasiswa KKN Undana
Meski melewati medan berat, mahasiswa merasa senang dan menikmatinya. Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Kupang, Fatima Guiriani Metom, mengatakan ikut patroli perbatasan menjadi pengalaman berharga baginya dan rekan-rekan.


"Meski kami merasa sangat lelah, namun ada kepuasan batin karena bisa melihat patok batas negara RI dan RDTL (Republik Demokratik Timor Leste)," ujar Fatima.

Fatima mengatakan, saat melakukan patroli bersama, mereka melewati medan berat seperti naik gunung, turun gunung, melewati jalan terjal dan melintasi sungai.

"Kondisi panas dengan terik matahari, namun kami tetap semangat melihat patok batas negara antara negara Indonesia dan RDTL," Fatima mengisahkan.

Fatima menyebut hal berkesan lainnya adalah mereka bisa menggunakan sepatu PDL TNI, rompi antipeluru, dan helm anti peluru, meski hanya sesaat.


"Terkadang kami mencoba membawa senjata, namun senjatanya cukup berat sehingga tidak mampu memikulnya dalam waktu lama," katanya.

Kepada Pos Kupang, Selasa (21/8/2018), Danpos Salore, Lettu (Inf) Harsono, mengakui sebanyak 15 orang mahasiswa KKN dari Undana, terdiri dari tujuh laki-laki dan delapan perempuan mengikuti patroli perbatasan bersama prajurit TNI.

Harsono mengatakan, para mahasiswa ingin melihat patok batas negara. "Ketika anggota Satgas Pos Salore melakukan patroli, para mahasiswa ingin mengikutinya sehingga semua mahasiswa berkumpul di Pos Salore," katanya.

Dia mengatakan, patroli patok dilakukan enam anggota TNI, dipimpin Wadanpos, Serda Rifaldi, serta diikuti mahasiswa.

Menurut Harsono, pada kegiatan patroli tersebut, mahasiswa diberi sepatu PDL, rompi baja dan helm tempur. Rute patroli di sektor kanan ditempuh dalam beberapa jam. Medan jalan cukup menantang karena harus melewati gunung, lembah, semak belukar dan sungai.


Harsono mengatakan, kegiatan patroli adalah tugas pokok TNI yang bertugas sebagai Satgas Pamtas. Patroli bertujuan untuk memastikan BSP maupun pilar batas negara tidak bergeser sedikit pun dan kondisi tetap baik.

Selain itu, kata Harsono, patroli bertujuan mencegah terjadinya penyelundupan, pelintas batas ilegal dan praktik human trafficking. (*)

Cemburu Buta Mantan Istrinya Ngobrol, Bule Pukul Anggota TNI

Cemburu Buta Mantan Istrinya Ngobrol, Bule Pukul Anggota TNI


Jakarta - Pria berinisial A alias Bule menganiaya DK, anggota TNI AD, di daerah Cengkareng, Jakarta Barat. Bule memiliki sifat pencemburu, sehingga tersulut emosi saat Y, mantan istrinya, berbincang dengan DK.

"Jadi pelaku ini emosional saat korban berbincang dengan mantan istrinya. Padahal mereka cuma ngobrol biasa. Jadi cuma salah paham," ucap Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri saat dihubungi detikcom, Rabu (29/8/2019).

Penganiayaan ini terjadi pada Selasa (28/8) pukul 20.00 WIB. Bule tiba-tiba datang menghampiri korban saat bersama Y di waduk Rawa Buaya, Cengkareng.

"Pelaku memukul korban pada bagian kepala berkali-kali menggunakan sepotong besi, sehingga korban terjatuh," ucap Khoiri.
Cemburu Buta Mantan Istrinya Ngobrol, Bule Pukul Anggota TNI
Tak hanya itu, saat korban terjatuh, pelaku masih memukuli wajah korban dengan tangan kosong. Wajah korban pun mengalami luka parah karena kejadian itu.

"Akibatnya, korban harus dibawa ke RSUD Cengkareng," ucap Khoiri.

Setelah menganiaya korban, pelaku langsung kabur. Namun Polsek Cengkareng berhasil menangkapnya siang tadi.

"Dia ditangkap di rumahnya. Tidak jauh dari lokasi kejadian," kata Khoiri.
(aik/nkn)

KPU Coret PSI dan Perindo sebagai Partai Pengusul Jokowi

KPU Coret PSI dan Perindo sebagai Partai Pengusul Jokowi


Jakarta, CNN Indonesia -- Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin resmi mendaftarkan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden untuk periode 2019-2024. Berbagai berkas yang menjadi persyaratan telah diserahkan pasangan ini kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jumat (10/8). Termasuk berkas terkait partai pengusulnya.

Berkas tersebut sebelumnya menyebutkan delapan partai yang mengusulkan Jokowi-Ma'ruf, yakni PDIP, Golkar, Nasdem, PPP, PKB, Hanura, PSI, dan Perindo.

Namun lantaran peraturan menyebutkan bahwa yang boleh mengusulkan pasangan capres-cawapres hanya partai yang memiliki kursi parlemen berdasarkan pemilu sebelumnya, yakni tahun 2014, maka nama PSI dan Perindo dicoret dari berkas tersebut.

"Ketentuan partai pengusung adalah peserta pemilu terakhir, kami coret dua parpol yang belum ikut pemilu 2014 yaitu PSI dan Perindo," ucap Kepala Biro Teknis dan Hukum KPU, Nur Syarifah saat acara penyerahan berkas yang berlangsung di kantor KPU, Jakarta, Jumat.
Lihat juga:Kemacetan di Banyak Titik, Dampak Momen Pendaftaran Capres

Komisioner KPU Hasyim Asyari menjelaskan bahwa pencoretan PSI dan Partai Perindo dari berkas partai pengusul mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
KPU Coret PSI dan Perindo sebagai Partai Pengusul Jokowi
Pasal 222 disebutkan bahwa pasangan capres-cawapres diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol peserta pemilu yang memenuhi syarat. Yakni, paling sedikit memiliki 20 persen kursi DPR atau memperoleh 25 persen suara sah nasional pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.

Meski dicoret sebagai partai pengusul Jokowi-Ma'ruf, PSI dan Perindo tetap bisa memberi dukungan kepada pasangan calon tersebut. Statusnya nanti hanya sebagai partai pendukung.

Ini, kata Hasyim, juga berlaku bagi Partai Demokrat jika ingin memberi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf. Jika ingin memberikan dukungan kepada pasangan ini maka statusnya bukanlah sebagai partai pengusul.

"Statusnya (Jokowi-Ma'ruf) kan sudah didaftarkan oleh partai pengusul. Jadi yang dihitung sebagai parpol pengusul ya yang sudah mendaftarkan tadi," kata dia.
Lihat juga:Jokowi: Ma'ruf Amin Figur yang Tepat Menempuh Jalan Perubahan

Lain halnya, jika Demokrat memutuskan memberikan dukungan kepada pasangan Parabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hasyim mengatakan bahwa partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu masih bisa disebut sebagai partai pengusul jika dalam pendaftaran pasangan calon siang hari ini ikut hadir mendampingi Prabowo-Sandiaga.

"Karena (Parabowo-Sandiaga) belum mendaftarkan," ucap Hasyim.


(gil) 

KRI Banjarmasin 592 Angkut Alat Berat Zeni TNI ke Lombok

KRI Banjarmasin 592 Angkut Alat Berat Zeni TNI ke Lombok


LOMBOK, tniad.mil.id – KRI Banjarmasin 592 milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) bergerak ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengangkut berbagai jenis alat-alat berat untuk mempercepat proses pembersihan puing-puing bangunan yang roboh, diantaranya adalah rumah-rumah penduduk, ibadah, dan fasilitas umum lainnya yang rusak akibat terkena dampak gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Pengiriman alat berat Zeni TNI ke Lombok menggunakan KRI Banjarmasin-592 dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/8/2018).

Pengiriman berbagai jenis alat berat tersebut sesuai perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat melakukan peninjauan langsung ke beberapa wilayah di Lombok.

“Kendala utama di lapangan adalah kurangnya alat berat, sehingga diharapkan dengan adanya penambahan alat berat proses pembersihan puing-puing tersebut dapat diselesaikan sesuai target yaitu satu bulan,” kata Panglima TNI saat itu.
KRI Banjarmasin 592 Angkut Alat Berat Zeni TNI ke Lombok
Lebih lanjut diungkapkan Kapuspen TNI, berbagai alat berat Zeni TNI yang diangkut terdiri dari 6 unit Eskavator, 18 Dump Truck, 5 unit NPS, 2 unit Truk Tangki Air, 3 unit Mobil Patroli, 1 unit Mobil Panther dan 3 unit Motor Trail.

Ditambahkan, selain mengangkut sejumlah alat berat, TNI juga mengirimkan 275 personel yang terdiri dari 175 personel Resimen Zeni Tempur (Menzipur) 9 Divisi-1/Kostrad Bandung dibawah pimpinan Letkol Czi Ferry Kriswardana, dan 100 personel Resimen Zeni Konstruksi (Menzikon) 11 Kodam Jaya dibawah pimpinan Lettu Czi Bayu.

“Dengan dikerahkannya kekuatan Zeni tersebut, diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan puing-puing reruntuhan dan pemulihan bangunan akibat gempa, sehingga masyarakat korban gempa dapat kembali ke kediamannya masing-masing,” kata Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah.

Korem 083/Baladhika Jaya Gelar Lomba Lukis Bertema Kebudayaan dan Kebhinekaan

Korem 083/Baladhika Jaya Gelar Lomba Lukis Bertema Kebudayaan dan Kebhinekaan


MALANG, tniad.mil.id – Berbagai cara dilakukan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme kepada para pemuda, generasi penerus bangsa.

Terkait itu, ada hal menarik dalam perlombaan yang digelar oleh Komando Resor Militer (Korem) 083/Baladhika Jaya (BDJ), Selasa (28/8/2018). Tak hanya lomba kesenian Hadrah, Korem juga mengadakan lomba melukis bertema kebudayan dan kebhinekaan.

Wakil Sementara Kepala Staf Korem (WS. Kasrem) 083/BDJ Letkol Arm Budi Santosa mengungkapkan, kegiatan yang digelar oleh pihak Korem saat ini merupakan wujud kemanunggalan antara TNI dan Rakyat. Tujuannya adalah untuk mencegah adanya paham radikalisme yang saat ini dinilai meresahkan masyarakat.
Korem 083/Baladhika Jaya Gelar Lomba Lukis Bertema Kebudayaan dan Kebhinekaan
“Selain menguji kreatifitas, kita juga ingin menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme di dalam diri masing-masing peserta. Apalagi, mayoritas peserta ini ialah anak-anak muda,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 083/BD Mayor Inf Prasetya H.K saat ditemui di lokasi lomba mengatakan, para peserta lomba tersebut berasal dari masing-masing Kodim di wilayah teritorial Korem 083/Baladhika Jaya.

“Para peserta itu merupakan pemenang lomba di tingkat Kodim masing-masing. Rencananya, perlombaan akan berlangsung selama dua hari,” ujar Prasetya.

Alhasil, selama berlangsungnya perlombaan tersebut ternyata tidak hanya memikat masyarakat lokal saja, namun juga berhasil menarik perhatian para wisatawan mancanegara yang tengah melewati lokasi digelarnya perlombaan tersebut.

Komandan PMPP TNI Lepas Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-E/MINUSCA CAR ke Afrika

Komandan PMPP TNI Lepas Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-E/MINUSCA CAR ke Afrika


TANGERANG, tniad.mil.id – Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M. Bus., melepas keberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-E Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic (Minusca CAR), Senin (27/8/2018) malam (23.52 WIB) di di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
Komandan PMPP TNI Lepas Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-E/MINUSCA CAR ke Afrika
Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-E/Minusca CAR berjumlah 200 Prajurit TNI, terdiri dari 174 personel TNI AD, 19 TNI AL, 4 TNI AU dan 3 personel Mabes TNI, yang akan melaksanakan tugas selama satu tahun di Bangui, Republik Afrika Tengah, dengan Komandan Satgas (Dansatgas) Mayor Czi Setiawan Nur Prakoso, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Denzipur (Dandenzipur) 4/Yudha Karya Nyata (YKN) Kodam XIII/Merdeka. Mereka akan menggantikan pendahulunya (Satgas XXXVII-D) pimpinan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E., yang telah bertugas mulai sejak 3 September 2017 lalu.

Para personel Satgas Kizi TNI diberangkatkan ke Afrika menggunakan Ethiopian Airlines, dengan rute penerbangan Indonesia – India – Ethiopia – Afrika Tengah.

Pangkostrad Kunjungi Resimen Armed 2/1 Kostrad

Pangkostrad Kunjungi Resimen Armed 2/1 Kostrad


PURWAKARTA, tniad.mil.id – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Andika Perkasa beserta Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Pengurus Gabungan (PG) Kostrad Ibu Hetty Andika Perkasa melaksanakan kunjungan kerja ke Resimen Artileri Medan 2 Divisi Infanteri 1 (Menarmed 2 /1) Kostrad yang bermarkas di Jalan Raya Sadang Purwakarta Barat, Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), Senin (27/8/2018).

Kunjungan Pangkostrad yang didapingi Asops dan Aspers Kaskostrad, serta Aster Kasdivif 1 Kostrad tersebut, selain disambut Komandan Menarmed (Danmenarmed) 2/1 Kostrad Kolonel Arm Yuniar Dwi Hantono, S.Sos, M.Si. beserta seluruh amggotanya, juga Bupati dan Kapolres Purwakarta, serta Dandim 0619/Purwakarta.

Pangkostrad Kunjungi Resimen Armed 2/1 Kostrad

Setelah menerima paparan satuan dari Danmenarmed 2/1, Pangkostrad dan rombongan meninjau pangkalan, proses pengerjaan kolam renang, pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) “Sthira Kids”, dan dilanjutkan tatap muka dan pengarahan kepada para prajurit dan ibu-ibu Persit KCK Menarmed 2/1 Kostrad dan Batalyon Armed (Yonarmed) 9 Kostrad di Aula The Gunner.

Dalam pengarahannya Pangkostrad menyampaikan ucapan mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang dinilai sangat mengesankan.

“Terima kasih atas sambutan seluruh prajurit dan Persit. Kehadiran saya, selain untuk bersilaturahmi juga memperkenalkan diri ke seluruh prajurit dan Persit jajaran Menarmed 2/1 Kostrad,” ujar Pangkostrad.

Kepada seluruh prajurit Armed di lingkungan Menarmed 2/1Kostrad, Pangkostrad juga menyampaikan pesan dan penekanannya untuk dijadikan pedoman dalam bertugas.

“Prajurit Kostrad harus profesional, selalu berlatih, dan tetap kompak, serta selalu jalin hubungan baik antara atasan dan bawahan. Utamakan kesehatan keluarga, dengan menjadikan olahraga sebagai kebutuhan sehari-hari. Lakukan pola hidup yang sehat, dengan berolahraga yang teratur dan tetap semangat dalam menjalankan tugas sehari-hari,” kata Pangkostrad.

Tepati Janji, Dansatgas Raider 323 Kostrad Lengkapi Meja Kursi SD Persiapan Menewa di Perbatasan

Tepati Janji, Dansatgas Raider 323 Kostrad Lengkapi Meja Kursi SD Persiapan Menewa di Perbatasan


BOVEN DIGOEL, tniad.mil.id – Saat kunjungan pertama Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG (Papua Nugini) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 323/Buaya Putih (BP) Kostrad Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina, M. Si. (Han) beberapa bulan lalu di SD Persiapan Menewa, Camp 60 Asiki, Distrik Jair, Boven Digoel, Papua, para guru dan siswa meminta meja dan kursi untuk kegiatan belajar mengajar kepadanya. Menindaklanjuti hal itu, pada bulan Mei lalu Satgas 323 Kostrad lalu memberikan sumbangan meja dan kursi untuk satu kelas di sekolah tersebut. Tidak hanya itu,

Dansatgas 323 Kostrad juga berjanji akan melengkapi meja dan kursi satu kelas lainnya yang belum ada, sebelum ia dan pasukannya kembali ke markasnya di Jawa Barat.

Janji tersebut disambut gembira oleh para siswa dan guru yang ada di SD Persiapan Menewa, sebagaimana disampaikan oleh Komandan Pos (Danpos) KM 53 Letda Inf Ari Surahman , yang sehari-hari membina kegiatan di Camp 60.

Dansatgas Letkol Agust Jovan lalu memerintahkan anggotanya untuk menyiapkan meja dan kursi yang dibutuhkan untuk mengisi ruangan kelas SD Persiapan Menewa di Boven Digoel tersebut
Tepati Janji, Dansatgas Raider 323 Kostrad Lengkapi Meja Kursi SD Persiapan Menewa di Perbatasan
Kini, pada kunjungan keduanya ke SD Persiapan itu, Senin (27/8/2018), Dansatgas didampingi Perwira staf jajarannya membawa 10 buah meja dan 20 buah kursi untuk melengkapi satu ruangan kelas. Selain itu, secara simbolis ia juga menyerahkan satu papan pengumuman hasil karya anggota Pos KM 53 kepada Kepala Sekolah SD Persiapan Menewa Yohanes Kaibu, yang disambut gembira bahkan Yohanes sampai meneteskan air mata. Ia mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian dari anggota Satgas Yonif Raider 323/BP Kostrad.

“Saya pribadi sangat haru, bangga, dan senang mendapat suatu kehormatan dan perhatian dari bapak-bapak Kostrad. Baru Satgas 323 Kostrad yang memberikan perhatian sebesar ini,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

Marcelina salah seorang siswa juga menyampaikan kesannya atas perhatian para tentara itu kepada ia dan teman-temannya di sekolah.

“Abang-abang Kostrad sangat perhatian, setiap hari mereka membantu bapak guru mengajar di sekolah ini,” katanya polos.

Iapun mendoakan para prajurit itu, yang tidak lama lagi akan meninggalkan lingkungan SD Persiapan Menewa.

“Semoga Tuhan membalas semua budi baik dan menjaga abang-abang Kostrad dimana pun berada,” ujar Marcelina.

Haley: Hak Kembali Warga Palestina Harusnya Dihapus Dalam Perundingan

Haley: Hak Kembali Warga Palestina Harusnya Dihapus Dalam Perundingan


NEW YORK - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley menyatakan, tuntutan akan hak untuk kembali warga Palestina ke tanah yang diduduki seharusnya dihapus dalam perundingan.

Mengomentari salah satu isu yang paling sensitif dan rawan konflik Israel Palestina, Haley menyarankan pemerintahan Donald Trump akan mempertimbangkan penolakan resmi terhadap tuntutan Palestina, bahwa semua pengungsi yang mengungsi antara 1947 dan 1948, serta semua keturunan mereka, diizinkan untuk kembali ke rumah mereka, yang saat ini sudah menjadi wilayah Israel.

"Saya benar-benar berpikir kita harus melihat pada hak untuk kembali," katanya saat berbicara di Yayasan Pertahanan Demokrasi, sebuah lembaga pemikir berbasis Washington DC yang sangat dekat dengan Israel, seperti dilansir Times of Israel pada Rabu (29/8).

Ditanya apakah masalah tersebut harus diangkat dari atas meja, Haley menyatakan sebaiknya seperti itu. "Saya setuju dengan itu, dan saya pikir kita harus melihat ini dalam hal apa yang terjadi (dengan pengungsi) di Suriah, apa yang terjadi di Venezuela," ucapnya.
Haley: Hak Kembali Warga Palestina Harusnya Dihapus Dalam Perundingan
Hak untuk kembali adalah salah satu isu inti utama perselisihan dalam konflik Israel-Palestina. Palestina mengklaim bahwa lima juta orang, puluhan ribu pengungsi asli dari apa yang sekarang Israel, dan jutaan keturunan mereka, memiliki hak untuk kembali ke tanah mereka.

Israel menolak permintaan, mengatakan bahwa itu merupakan tawaran oleh Palestina untuk menghancurkan Israel secara populasi. Populasi Israel hampir sembilan juta jiwa, sekitar tiga perempat di antaranya adalah orang Yahudi. Masuknya jutaan orang Palestina, berarti Israel tidak bisa lagi menjadi negara mayoritas Yahudi.
(esn)

Iran Kuasai Selat Hormuz, Larang Kapal Perang AS Masuk

Iran Kuasai Selat Hormuz, Larang Kapal Perang AS Masuk


TEHERAN - Angkatan Laut Iran menyatakan telah mengendalikan Teluk Persia dan Selat Hormuz. Setiap kapal perang asing, terutama dari Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilarang memasuki kawasan perairan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran, Laksamana Muda Alireza Tangsiri, pada hari Senin petang.

"Kami dapat memastikan keamanan Teluk Persia dan tidak perlu kehadiran alien seperti AS dan negara-negara yang rumahnya tidak di sini," kata Tangsiri, seperti dilansir kantor berita Tasnim.

"Memiliki 'orang luar' mengoperasikan kapal bertenaga nuklir di Teluk menciptakan potensi masalah lingkungan bukan hanya bagi Iran tetapi tetangga Arab-nya juga," ujar Tangsiri.


Dia juga menuduh musuh Iran salah mengartikan kenyataan, di mana Teheran dituduh mengerahkan pasukan ke wilayah itu dan menjual senjatanya.

Komentar Tangsiri muncul beberapa pekan setelah media-media AS memperingatkan bahwa Teheran kemungkinan akan menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting untuk ekspor minyak Teluk. Jalur itu setiap harinya dilewati kapal tanker pembawa 18,5 juta barel minyak mentah.

Pernyataan laksamana Iran itu mengusik militer AS, yang memandang dirinya sebagai pelindung utama keamanan dan stabilitas di Teluk. "AS dan sekutu Arab-nya siap untuk memastikan kebebasan navigasi dan arus perdagangan bebas di mana pun hukum internasional mengizinkan," kata Letnan Chloe Morgan, juru bicara Komando Pusat Angkatan Laut AS, kepada Fox News, yang dilansir Selasa (28/8/2018).

Hubungan yang sudah tidak nyaman antara Washington dan Teheran telah merosot sejak Mei, ketika Presiden Donald Trump secara sepihak menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir 2015 yang dinegosiasikan oleh pendahulunya, Barack Obama.

Iran, Eropa, Rusia dan China tetap mempertahankan kesepakatan nuklir 2015. Namun, AS telah menerapkan kembali beberapa sanksi yang ditangguhkan dan mengancam akan  menghukum siapa pun yang melakukan bisnis dengan Iran.
Iran Kuasai Selat Hormuz, Larang Kapal Perang AS Masuk
Teheran telah menanggapi dengan meluncurkan senjata terbaru buatan sendiri, termasuk jet tempur dan rudal balistik jarak pendek. Tak hanya itu, Teheran juga melakukan latihan angkatan laut dengan kapal-kapal kecil di Selat Hormuz.

Awal bulan ini, mantan penasihat keamanan nasional era Obama, James Jones, menggambarkan Iran sebagai ancaman eksistensial bagi kawasan Teluk. Komentar itu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Abu Dhabi, The National.

"Saya pribadi ingin melihat, jika mereka pernah melakukan sesuatu di Selat Hormuz, saya ingin melihat angkatan laut mereka menghilang," kata Jones, yang sekarang menjabat sebagai ketua sementara kelompok think tank Atlantic Council.
(mas)

AS Ancam Serang Suriah, Rusia Kirim 10 Kapal Perang

AS Ancam Serang Suriah, Rusia Kirim 10 Kapal Perang


MOSKOW - Rusia mengirimkan kekuatan angkatan laut terbesarnya ke Suriah sejak masuk ke dalam konflik di negara itu. Pengiriman ini dilakukan di tengah meningkatnya retorika Amerika Serikat (AS) akan melakukan serangan jika rezim Damaskus kembali menggunakan senjata kimia.

Seperti dikutip Newsweek dari surat kabar Rusia Izvestiya, Rabu (29/8/2018), Moskow mengirimkan 10 kapal yang sebagian besar dipersenjatai dengan rudal jelajah Kalibr dan dua kapal selam ke Mediterania timur. Menambah aset di lepas pantai Suriah adalah salah satu cara untuk menanggapi penumpukan militer AS di wilayah tersebut.

Sedangkan media Rusia lainnya, Kommersant melaporkan, Moskow telah memobilisasi dua sistem pertahanan rudal permukaan ke udara Tor-M2 di Suriah. Pertahanan udara negara itu juga telah ditempatkan pada siaga tinggi dalam mengantisipasi potensi serangan AS.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan ancaman AS untuk melancarkan serangan jika Suriah menggunakan senjata kimia adalah operasi False Flag yang dipentaskan oleh militan yang didukung Barat.
AS Ancam Serang Suriah, Rusia Kirim 10 Kapal Perang
Pekan lalu, Penasihat Keamanan Nasional John Bolton mengklaim bahwa militer AS telah menerima indikasi bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad - sekutu Rusia dan Iran - berencana untuk menggunakan senjata kimia dalam kampanye yang akan datang untuk merebut kembali provinsi Idlib yang dikuasai kelompok pemberontak. Dia juga mengatakan bahwa AS akan memberikan respons yang kuat jika ini terbukti benar.

Sementara juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak berkomentar mengenai laporan bahwa Bolton secara langsung mengulangi peringatan ini dalam pembicaraan dengan para pejabat Rusia. Kala itu, Pentagon menyatakan kekhawatirannya pada potensi penggunaan senjata kimia lebih lanjut dan ilegal di Idlib.
(ian)

Pipiet Kamelia Sumbang Emas ke-28 Buat Kontingen Indonesia

Pipiet Kamelia Sumbang Emas ke-28 Buat Kontingen Indonesia


JAKARTA - Cabang pencak silat kembali menunjukkan superioritasnya di pentas Asian Games 2018. Medali emas ke-28 berhasil disumbangkan untuk Merah Putih setelah Pipiet Kamelia yang turun di nomor tarung kelas 60kg - 65kg berhasil menumbangkan pesilat Vietnam, Nguyen Thi Cam Nhi.

Pertarungan yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat Indonesia, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018), terbilang menarik. Bukan dari sisi aksi kedua pesilat yang bertarung di matras, namun dua tokoh politik yang selama ini berseteru bisa duduk berdampingan.

Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto yang sejak pagi menyaksikan perjuangan pesilat Indonesia mendapatkan tamu istimewa sore itu. Ya, Megawati Soekarno Putri yang merupakan mantan Presiden RI sekaligus Ketua Umum PDIP hadir untuk memberikan dukungan. Hadir pula Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
Pipiet Kamelia Sumbang Emas ke-28 Buat Kontingen Indonesia
Sementara jalannya pertarungan, sejak awal Pipiet terlihat percaya diri melakoni laga puncak ini. Meski beberakali mendapatkan serangan dari Nguyen, ia beberapa kali bisa melepaskan diri.

Dan berkat kematangan dan motivasi yang tinggi, Pipiet akhirnya menang telak 5-0. Medali emas yang diperoleh pesilat 23 tahun itu menjadi yang ke-12 buat tim pencak silat Indonesia. Sedangkan untuk Indonesia, kepingan emas membuat perolehan kini bertambah menjadi 28 emas, 22 perak dan 33 perunggu.
(bbk)

BIN Ungkap Potensi Perpecahan saat Pilpres 2019

BIN Ungkap Potensi Perpecahan saat Pilpres 2019


Juru bicara Kepala BIN Wawan Hari PurwantoJuru bicara Kepala BIN Wawan Hari Purwanto di Sate Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (27/8/18). (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
Rangkaian penyelenggaraan Pilpres 2019 telah dimulai. Dua pasang bakal capres-cawapres, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, telah mendaftarkan diri ke KPU.

Terkait keamanan, Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan masih terdapat potensi perpecahan saat Pilpres 2019. Juru bicara Kepala BIN, Wawan Hari Purwanto, mengatakan prediksi tersebut melihat dari polemik yang terjadi pada Pilpres 2014.
\
"Kalau potensi (perpecahan) pasti ada, kami juga berkaca pada 2014, di mana kita seolah-olah terbelah jadi dua," ungkap Wawan saat jumpa pers di Sate Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (27/8).
Jokowi-Ma'aruf dan Prabowo-Sandi
BIN Ungkap Potensi Perpecahan saat Pilpres 2019
Oleh karena itu, kata dia, BIN akan mengintensifkan patroli siber, sehingga jika ada provokasi dapat diredam. "Supaya ini balance kembali. Semakin dibiarkan nanti dampaknya luar biasa. Masalah kecil, awalnya kecil, tapi kalau dibiarkan jadi besar," tuturnya.
Baca Juga :

Terkait kerawanan daerah, Wawan mengatakan BIN telah mempelajarinya dari perhelatan pilkada serentak. BIN bersama kementerian dan lembaga terkait akan melakukan pencegahan agar tak terjadi konflik.

"Mengenai kekuatan yang dibagi di setiap wilayah, itu pemerintah pusat yang akan memberi putusan. Sehingga keterbelahan tadi bisa lantas kita antisipasi untuk tidak meletus," ucap Wawan.

Menag Lukman Beberkan Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid

Menag Lukman Beberkan Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid


Menteri Agama Lukman HakimMenteri Agama Lukman Hakim (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
Menteri Agama, Lukman Saiffudin memberikan tanggapannya terkait aturan penggunaan pengeras suara untuk azan yang berkumandang. Tanggapan Lukman ini menanggapi kasus Meiliana, warga Tanjung Balai, Medan yang divonis 18 bulan penjara karena mengeluhkan kerasnya suara Adzan yang berkumandang pada Kamis (23/8) lalu.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Medan telah menjatuhi Meiliana dengan Pasal 156 a KUHP karena ia mengeluhkan volume suara Adzan yang berkumandang dan dianggap melakukan penistaan agama. Lukman pun memberikan tanggapannya terkait tindakan yang dilakukan Meiliana.
Lewat akun Twitternya, Lukman berujar "Hemat saya, mestinya penerapan Pasal 156a UU 1/PNPS/1965 dalam kasus Ibu Meliana tak bisa berdiri sendiri, karena harus dikaitkan dengan konteks Pasal 1 UU tsb."

Lukman H. Saifuddin
✔@lukmansaifuddin
 Hemat saya, mestinya penerapan Pasal 156a UU 1/PNPS/1965 dalam kasus Ibu Meliana tak bisa berdiri sendiri, karena harus dikaitkan dengan konteks Pasal 1 UU tsb..
Menag Lukman Beberkan Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid
Defender of Pancasila
@singgihbiadhi
@lukmansaifuddin bapak ada komentar utk kasus Meliana di Tanjung Balai? Aku menunggu tanggapannya.

Menurut situs resmi Kementerian Agama, Pasal UU 1 sendiri berisikan tentang pencegahaan, penyalahgunaan, dan penodaan agama. Bunyi pasal tersebut adalah "Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan dari agama itu, penafsiran dan kegiatan mana menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama itu."

Lukman menilai, Meiliana hanya meminta untuk volume suara Adzan tersebut dikecilkan. Ia pun mengunggah foto yang berisikan tuntunan penggunaan pengeras suara lewat akun Twitternya.


Lukman H. Saifuddin
✔@lukmansaifuddin
 Inilah Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Musholla yang masih berlaku hingga saat ini..

Dalam salah satu aturan tersebut, tertulis "Pengeras suara dalam digunakan untuk do'a dengan syarat tidak meninggikan suara" dan "Mengutamakan suara yang merdu dan fasih serta tidak meninggikan suara".

Lukman H. Saifuddin
✔@lukmansaifuddin
 Berbeda pendapat dengan putusan hukum, apalagi belum 'in-kracht' (berkekuatan hukum tetap) itu biasa dan wajar saja.
Itu bukan berarti tak percaya hukum, apalagi melawan hukum.#Meiliana

"Berbeda pendapat dengan putusan hukum, apalagi belum 'in-kracht' (berkekuatan hukum tetap) itu biasa dan wajar saja. Itu bukan berarti tak percaya hukum, apalagi melawan hukum," tulis Lukman  menanggapi lagi soal kasus Meiliana. 

Penerbang TNI AU Berkesempatan Jajal Pesawat Tempur Milik Angkatan Udara Perancis yang Tercanggih

Penerbang TNI AU Berkesempatan Jajal Pesawat Tempur Milik Angkatan Udara Perancis yang Tercanggih


Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui dua penerbang seniornya berkesempatan menjajal pesawat tempur tercanggih yang dimiliki Perancis.

Dilansir TribunWow.com dari Twitter @_TNIAU, kedua penerbang senior itu adalah Letkol Pnb Muchtadi Anjar 'Beagle' Legowo dan Letkol Pnb Anton 'Sioux' Pallaguna, Jumat (24/8/2018).

Pesawat yang dicoba bernama Dassault Rafale ini digunakan Perancis sebagai Omnirole fighter aircraft.

Omnirole fighter aircraft dibuat untuk melakukan berbagai misi yang luas, seperti yang dikutip dari dassault-aviation.

"Penerbang Tempur TNI AU Jajal Kemampuan Pesawat Rafale.

Dua penerbang senior TNI AU mendapat kesempatan menjajal kemampuan pesawat tempur paling canggih yang miliki Angkatan Udara Perancis, Dassault Rafale, Selasa (21/8/2018).
Penerbang TNI AU Berkesempatan Jajal Pesawat Tempur Milik Angkatan Udara Perancis yang Tercanggih
Kedua penerbang tersebut adalah Letkol Pnb Muchtadi Anjar “Beagle” Legowo sebagai penerbang F-16 TNI AU yang kini bertugas di Kohanudnas, dan Letkol Pnb Anton “Sioux” Pallaguna sebagai penerbang Sukhoi TNI AU yang masih menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 11.

Dassault Rafale, merupakan pesawat tempur multi fungsi bermesin ganda dengan bentuk sayap delta yang dilengkapi canard atau sayap kecil yang sangat efektif untuk menghasilkan gaya angkat dan menambah kelincahan bermanuver.

Pesawat ini mampu melaksanakan air supremacy, interdiction, aerial reconnaissance, ground support, in-depth strike, anti-ship strike dan nuclear deterrence missions.

Tidak berlebihan bila Angkatan Udara Perancis menjadikan pesawat Rafale sebagai Omnirole fighter aircraft.

Untuk membuktikan kemampuan-kemampuan tempur tersebut, AU Perancis memberikan kesempatan kepada Pilot TNI AU untuk menebangkannya.

Pada hari Selasa siang, tanggal 21 Agustus 2018, pada pukul 14.00 waktu setempat, tepatnya di terminal Selatan Lanud Halim PK Jakarta," tulis TNI AU.

Sementara itu, desain omnirole memiliki misi petahanan udara, pengintaian, menutup dukungan di udara, penargetan tepat sasaran, serta serangan anti kapal, penangkal nuklir. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah

Mau bagikan makanan untuk anak-anak, dua prajurit TNI tewas ditembak Teroris OPM

Mau bagikan makanan untuk anak-anak, dua prajurit TNI tewas ditembak Teroris OPM


Merdeka.com - Dua anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) tewas ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Dua prajurit itu tewas ketika akan membagikan bahan makanan untuk anak-anak.

Waka Pendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan kedua jenazah akan dievakuasi ke Jayapura, kemudian dibawa ke Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (20/8). Kedua anggota yang meninggal dunia adalah Letda Inf Amran Blegur yang menjabat Komandan Pos Tingginambut dan Pratu Fredi ketika hendak ke Kampung Tingginambut.
Mau bagikan makanan untuk anak-anak, dua prajurit TNI tewas ditembak Teroris OPM
Dax Sianturi mengatakan bahwa dua TNI itu membawa bahan makanan untuk anak-anak. Namun, sekitar pukul 14.00 WIT, masyarakat melapor ke Koramil Tingginambut tentang pengadangan terhadap anggota TNI di Jembatan Tingginambut.

Saat ditemukan, kata dia, kedua korban meninggal dunia dengan luka tembak dan panah. Jenazahnya berada di luar rumah kayu Jembatan Tingginambut, kemudian dievakuasi ke RSUD Mulia. [eko]

Panglima TNI: Profesionalitas TNI-Polri Kunci Keberhasilan Pemilu

Panglima TNI: Profesionalitas TNI-Polri Kunci Keberhasilan Pemilu 


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, profesionalitas personel TNI dan Polri adalah salah satu kunci keberhasilan pemilihan umum. Menurut Hadi, TNI dan Polri harus berkomitmen tidak hanya berhasil dalam melaksanakan tugas pengamanan, tetapi bersikap netral secara politik.

Hal itu disampaikan Hadi saat memberikan pembekalan materi di hadapan 1.137 perwira siswa Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, Sesko Angkatan dan Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimmen) Sesko TNI pada acara Kegiatan Bersama Kejuangan 2018, di  Excecutive Grand Ballroom Soedirman Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/8/2018).

"Mari bersama-sama membangun etos kerja sesuai bidang keahlian masing-masing, sehingga institusi TNI-Polri akan makin profesional dan dengan dilandasi jiwa kesatria, serta loyalitas tegak lurus, kita Dharma Bakti kan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Hadi dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI yang diterima Kompas.com.

Menurut Hadi, selama pelaksanaan Pilpres 2019, TNI-Polri harus mewujudkan terpeliharanya kemananan dan mencegah terjadinya sikap anarkistis. Kemudian, harus bisa mencegah terjadinya kerusuhan sosial secara vertikal maupun horisontal dan mencegah terjadinya kerawanan lanjutan yang berpotensi mengancam eksistensi negara.
Panglima TNI: Profesionalitas TNI-Polri Kunci Keberhasilan Pemilu
Selain itu, menurut Hadi, menjelang pemilu perlu diwaspadai bentuk paham-paham kekecewaan seperti radikalisme, ekstrimisme dan komunisme yang mudah ditunggangi, baik dari dalam maupun luar negeri. "Kerawanan pemilu antara lain pada tahap masa tenang, yaitu penyebaran isu hoax, politik uang, intimidasi dan perusakan logistik pemilu pada tahap pemungutan suara," kata Hadi.

Untuk mengantisipasi pengamanan Pemilu 2019, TNI akan mengerahkan personel sampai dua pertiga dari kekuatan Polri. Para personel itu akan dikerahkan di wilayah-wilayah yang memang dianggap rawan. Kemudian, selain mendampingi anggota Polri di tempat pemungutan suara dalam hal pengamanan Pemilu 2019, TNI juga akan membantu mendistribusikan surat suara ke wilayah-wilayah terpencil dan sulit dijangkau di seluruh Indonesia.

Penulis : Abba Gabrillin
Editor : Sandro Gatra (Kompas)

Rusia sebut pihak asing akan serang Suriah dengan senjata kimia

Rusia sebut pihak asing akan serang Suriah dengan senjata kimia

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, menyatakan provokasi besar akan dilakukan pihak asing di Suriah. Diduga, provokasi tersebut akan melibatkan senjata kimia.

"Menurut informasi yang diterima Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Suriah hari ini dari penduduk Idlib, para ahli asing yang berbahasa Inggris tiba di pemukiman Hbit," kata Konashenkow, dikutip dari TASS, Senin (27/8).

"Lokasi itu terletak di sebelah selatan zona Idlib, sebuah zona yang digunakan untuk 'merancang' serangan senjata kimia menggunakan rudal-rudal bermuatan klorin," tambahnya.
Rusia sebut pihak asing akan serang Suriah dengan senjata kimia
Konashenkov mengungkapkan bahwa provokasi tersebut akan dilakukan di Suriah dalam dua hari ke depan. Para agen khusus berbahasa Inggris itu akan melakukan serangan senjata kimia untuk kemudian menumpahkan kesalahan kepada pihak Suriah.

"Serangan ke pemukiman Kafr Zayta dengan roket bermuatan zat beracun telah direncanakan dalam dua hari ke depan. Provokasi ini dilakukan untuk mengguncang situasi dan mengganggu proses perdamaian yang tengah diupayakan Suriah," jelasnya. [did]

Fakta tentang Venezuela, negara kaya minyak kini jadi melarat (Salah satu sebabnya karena hutang)

Fakta tentang Venezuela, negara kaya minyak kini jadi melarat (Salah satu sebabnya karena hutang)

Venezuela menjadi salah satu negara yang kaya minyak. Tapi saat ini Venezuela mengalami krisis yang sangat parah. Penyebabnya adalah harga minyak yang anjlok. Sebanyak 95 persen pemasukan Venezuela dari ekspor. Ini berarti ketika harga minyak tinggi, banyak uang yang mengalir ke pemasukan pemerintah Venezuela. Namun saat harga minyak anjlok pada tahun 2014, maka seluruh program penting pemerintah terpaksa dihentikan.


Ditambah lagi ratusan ribu warga Venezuela meninggalkan negaranya. Venezuela semakin kekurangan penduduk berkualitas dan masa depan menjadi suram.

Seperti dikutip merdeka.com dari berbagai sumber, berikut fakta tentang Venezuela, negara kaya minyak yang kini jadi melarat:

1. Warganya bisa cetak uang sendiri
Merdeka.com - Kondisi inflasi yang semakin parah di Venezuela membuat bank sentral di negara itu kewalahan untuk selalu mencetak uang tunai. Demi mengatasi masalah tersebut, sebagian warga Venezuela akhirnya memutuskan untuk mencetak mata uang sendiri. Komunitas yang dikenal dengan nama El Panal 2021 sudah mulai mencetak uang dengan nominal 5.000 bolivar atau setara USD 5 atau Rp 731,887. Uang hasil cetakannya dinamakan panal dan bisa didapat di tempat penukaran mata uang pasar gelap.
Fakta tentang Venezuela, negara kaya minyak kini jadi melarat (Salah satu sebabnya karena hutang)
"Ini rumit untuk membeli produk karena kita tidak memiliki uang tunai di komunitas kita, jadi kami memutuskan untuk meningkatkan ekonomi dengan mencetak uang sendiri," tutur pemimpin komunitas El Panal 2021 Jose Lugo.

Mata uang yang baru dicetak itu bisa digunakan untuk membeli nasi dan berbagai sayuran dan buah-buahan oleh anggota komunitas. El Panal 2021 juga berharap nantinya uang tersebut bisa digunakan untuk membeli produk yang lebih beragam.

2. Harga ayam juga naik
Merdeka.com - Karena kiris makin parah dan harga kebutuhan makin mahal, warga sampai harus belanja dengan segepok uang. Contohnya, saat ini, satu ekor daging ayam seberat sekitar 2,4 kilogram dijual dengan harga 14 juta bolivar, atau jika dikonversikan ke dalam rupiah, setara dengan Rp 32.000 per ekor.

Masalahnya muncul ketika pasokan uang kertas dalam ekonomi melebihi permintaan barang dan jasa, menyebabkan nilai mata uang jatuh. Ini terjadi ketika pemerintah menciptakan uang baru untuk membiayai pengeluaran di atas pendapatan mereka dari pajak.

3. Presiden kesulitan bayar utang
Merdeka.com - Pemerintah Maduro terus kehabisan uang untuk pembayaran utang. Venezuela berutang hampir USD 5 miliar untuk sisa tahun ini. "Kemampuan negara untuk membayar utang makin lemah," ucap Ekonom Capital Economics Amerika Latin, Edward Glossop.

Edward khawatir Venezuela tak akan mampu membayar utang tahun ini. Sebab, parahnya kondisi keuangan berdampak pada negara yang menderita kekurangan makanan, obat-obatan dan kebutuhan lainnya. Pemerintah harus memilih apakah menggunakan uang antara impor atau membayar utang.

Selain itu, cadangan devisa Venezuela banyak disimpan dalam bentuk emas, di mana nilainya bisa terus berubah mengikuti harga pasar.

4. Krisis makin parah, para orang tua titip anak
Merdeka.com - Karena krisis parah, para orang tua terpaksa menyerahkan anaknya ke panti asuhan. Hal ini dilakukan karena beberapa dari warga Venezuela sudah tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhan hidup sang anak, seperti memberi makan, menyuplai obat-obatan, memberi susu formula, dan membeli popok.

Belum ada jumlah pasti berapa banyak orang tua yang terpaksa menyerahkan anak mereka ke panti asuhan. Namun, wawancara Washington Post dengan salah satu pengurus panti asuhan mengatakan, jumlah anak-anak Venezuela yang diserahkan sudah mencapai ratusan di seluruh penjuru negeri.

Videonya Viral di Medsos, Ini Dia AKP Eko yang Terkenal dengan Jargon 'Masuk, Pak Eko'

Videonya Viral di Medsos, Ini Dia AKP Eko yang Terkenal dengan Jargon 'Masuk, Pak Eko'

JABAR - Seorang polisi bernama AKP Eko Hari Cahyono jadi perbincangan warganet setelah video-video nyelenehnya viral di media sosial. Eko kerap membuat video yang memamerkan keahliannya melempar berbagai benda ke kayu yang jadi sasaran.

Mulai dari pisau, sendok, gergaji, hingga cangkul. Ketika selesai melakukan setiap aksinya, Eko biasanya melakukan selebrasi dengan mengangkat kedua jempolnya.

Selain itu, ada ciri khas lain dari Eko. Ia kerap terlihat merokok saat memamerkan kemampuannya. Dalam beberapa video juga terdengar suara anak-anak yang berkata, "Masuk Pak Eko"
Videonya Viral di Medsos, Ini Dia AKP Eko yang Terkenal dengan Jargon 'Masuk, Pak Eko'
Dari situlah mulai tenar istilah "Masuk Pak Eko" di media sosial. Melansir dari berbagai sumber, AKP Eko atau yang sekarang akrab dipanggil Pak Eko oleh para warganet, merupakan anggota polisi yang bertugas di Pusdik Sabhara, Porong, Jawa Timur.

Ia sudah menjadi polisi selama 31 satu tahun. Pak Eko diketahui merupakan lulusan Bintara tahun 1987. Sehari-hari, Pak Eko menjadi instruktur bidang survival dan search and recue (SAR).

AKP Eko juga aktif di media sosial Instagram. Berbagai unggahan video melempar benda ke target menghiasi galerinya. Hingga saat ini, pengikut Pak Eko di Instagram sudah mencapai 35 ribu.

Berikut beberapa video aksinya:





Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Videonya Viral di Medsos, Ini Dia AKP Eko yang Terkenal dengan Jargon 'Masuk, Pak Eko', http://bali.tribunnews.com/2018/08/26/videonya-viral-di-medsos-ini-dia-akp-eko-yang-terkenal-dengan-jargon-masuk-pak-eko.

Editor: Irma Budiarti

Viral Sekuriti Tanah Abang Tagih Sewa Lahan, Ini Penjelasan Polisi

Viral Sekuriti Tanah Abang Tagih Sewa Lahan, Ini Penjelasan Polisi

Jakarta - Video adu mulut antara sekuriti dengan seorang pedagang di Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi viral di media sosial. Dalam video itu seorang pedagang beradu mulut dengan 3 orang sekuriti terkait sewa lahan.

Petugas tampak mendatangi seorang pedagang itu di kiosnya. Penyewa kios menjadi emosi lantaran para sekuriti itu meminta uang sewa lahan dari kios yang dipakainya berdagang.

"Saya cari makan di sini lho. Pukul nih. Katanya sewa lahan, sewa lahannya siapa?" kata pedagang tersebut berapi-api.

Salah seorang sekuriti lalu mencoba mendekati pedagang. Namun dia langsung dihalangi rekannya dan dijauhkan dari pedagang yang terus bicara dengan nada tinggi.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono membenarkan adanya peristiwa itu. Dia menyebut video itu diambil saat ada penertiban terhadap pedagang di Blok B.
Viral Sekuriti Tanah Abang Tagih Sewa Lahan, Ini Penjelasan Polisi
"Kejadian sedang ada penertiban pedagang yang maju melewati garis Batas jualan, harus ke kantor untuk menyelesaikan masalahnya. Namun sekuriti terpancing emosi, namun tidak terjadi unsur kekerasan," kata Lukman kepada detikcom, Senin (27/8/2018).

Lukman menjelaskan pedagang dalam video itu memang sudah lama melanggar aturan. Dia menggelar dagangannya hingga ke koridor dan menutupi akses jalan. Meski sudah ditertibkan, namun pedagang tersebut tetap melanggar.

"Menurut yang bersangkutan berhak untuk pajang sampai koridor semua, karena sudah bayar service charge atau maintenance. Sedangkan service charge atau maintenance yang dibayar hanya untuk luas kios saja tidak dihitung koridor karena koridor jalan umum. Tenant sudah mengerti dan ada berita acaranya," ujarnya.

Belum diketahui kapan peristiwa itu terjadi. Hingga kini tak ada pihak yang melapor ke polisi terkait pertikaian yang viral itu.

Mengenal Sosok Rifki Ardiansyah, Prajurit TNI Peraih Emas Asian Games 2018

Mengenal Sosok Rifki Ardiansyah, Prajurit TNI Peraih Emas Asian Games 2018


Jakarta, CNN Indonesia -- Rifki Ardiansyah Arrosyiid bukan hanya mengharumkan nama Indonesia pada Asian Games 2018. Peraih emas cabang olahraga nomor kumite 60kg itu juga mampu membanggakan kesatuannya sebagai anggota di korps Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Rifki Ardiansyah yang masih berpangkat Sersan Dua (Serda) itu merupakan prajurit TNI peraih emas di Asian Games kali ini. Ia saat ini tercatat bertugas di Kodam V/Brawijaya di TNI AD.

Ajang Asian Games 2018 bukan hanya menjadi pembuktian bagi para atlet dari kalangan sipil. Sejumlah atlet berlatar belakang militer pun ikut berjuang dalam 'pertempuran' di arena olahraga demi mengangkat prestasi Merah Putih.

Rifki Ardiansyah merupakan salah satu prajurit yang juga bersaing dengan para atlet luar negeri di ajang olahraga multicabang se-Asia tersebut. Pria 21 tahun tersebut bahkan mampu mempersembahkan emas bagi Indonesia usai mengalahkan karateka asal Iran, Amir Mahdi Zadeh, di fase final dengan skor 9-7.

Torehan tersebut pun menjadi sejarah tersendiri khusus di cabang karate. Setelah masa penantian 16 tahun lamanya, karate berhasil mempersembahkan emas untuk Indonesia.
Mengenal Sosok Rifki Ardiansyah, Prajurit TNI Peraih Emas Asian Games 2018
Sebelum torehan emas dari Rifki, cabor karate kali terakhir menyumbang emas untuk Indonesia pada Asian Games 2002 di Busan yang diraih Hasan Basri di nomor kumite 65kg.

Karate kali pertama menyumbang emas untuk Merah Putih pada Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand. Emas tersebut didapat atas nama Arif Taufan Syamsuddin di nomor kumite 60kg. Total sudah tiga emas yang disumbangkan cabor karate untuk Indonesia sepanjang sejarah gelaran olahraga multicabang se-Asia itu.

Bagi Rifki, ini merupakan medali emas pada debutnya di Asian Games 2018. Sebelumnya, ia pernah mencatatkan prestasi di ajang internasional pada cabor tersebut.

Salah satunya pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia, Rifki ikut membawa tim Indonesia medali perunggu di nomor kumite beregu.

Pada level kejuaraan internal TNI, Rifki juga pernah mengharumkan kesatuannya di Kodam V/Brawijaya pada Kejuaraan Piala Panglima TNI, September 2017 lalu.

Ia menjadi satu-satunya penyumbang medali emas pada kejuaraan tersebut. Rifki sukses di nomor kumite 55kg sehingga mampu mendapatkan emas.

Rifki menyatakan medali emas yang didapatnya pada Asian Games kali ini merupakan sebuah mimpinya yang terwujud semasa kecil.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT. Terima kasih kepada orang tua saya, dan rakyat Indonesia. Terima kasih kepada pengurus FORKI, pelatih, dan juga semuanya."

"Saya bermimpi untuk bisa jadi juara Asian Games dan juara dunia. Kini mimpi itu terwujud. Kunci keberhasilan saya adalah tampil tenang dan yakin karena ada dukungan dari rakyat Indonesia," ucap Rifki.

Emas Rifki adalah emas ke-11 yang diraih oleh kontingen Indonesia di Asian Games 2018.

Lihat juga: Dua Digit Emas, Prestasi Langka Indonesia di Asian Games
Sementara itu, Ketua Umum PB Forki Gatot Nurmantyo menyatakan Rifki telah mengamalkan nilai-nilai sebagai prajurit TNI.

"Dia bertugas di pusat olahraga dan pendidikan jasmani. Saya yakin TNI pasti mengizinkan karena tugas tentara adalah bertempur dan mempertahankan negara serta mengibarkan bendera Merah-Putih. Dan hal itu sudah dibuktikan hari ini," ujar Gatot. (bac/har)

Kategori

Kategori