Mendadak Gila Polisi Ragu Rendra Si Penghina Nabi Muhammad Sakit Jiwa

- 11:18:00 AM

Mendadak Gila Polisi Ragu Rendra Si Penghina Nabi Muhammad Sakit Jiwa



Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan penyelidikan alasan Rendra Hadikurniawan (39 tahun) melontarkan kalimat pelecehan terhadap Nabi Muhammad lalu mem-posting-nya di media sosial. Warga Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, itu jadi tersangka dan kini ditahan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengatakan, sejauh ini belum ditemukan indikator Rendra mengalami gangguan kejiwaan.


"Kalau ada yang bilang gila, tidak mungkin nyetir sambil selfie dan direkam," katanya di Markas Polda Jatim, Surabaya, pada Kamis, 26 April 2018.

Untuk memastikan pendorong Rendra mem-posting video yang menyinggung umat Islam itu, Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Rendra. Sejauh ini belum diketahui secara pasti apa motifnya.
Mendadak Gila Polisi Ragu Rendra Si Penghina Nabi Muhammad Sakit Jiwa
"Itu yang masih diselidiki. Tersangka masih menjalani pemeriksaan," ujar Barung.

Kepolisian bergerak cepat menangkap Rendra. Sebagai langkah agar tidak menimbulkan kegaduhan parah dan berkepanjangan di tengah-tengah masyarakat.

"Ini bukti tidak ada yg boleh melakukan hate speech (ujaran kebencian) di negara ini termasuk kepada agama," kata Barung.

Seperti diketahui, Rendra diamankan Polisi di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis pagi, setelah videonya yang berisi hinaan kepada Nabi Muhammad beredar di media sosial sejak beberapa hari lalu. Dia menyebut Nabi Muhammad sebagai manusia biasa.

"Dia itu pelakor (perebut laki orang)," ucapnya dalam video.


Ulah Rendra juga menyerempet Partai Demokrat. Sebab, dia ternyata kader partai berlambang bingang mercy biru itu. Setelah videonya viral, DPC Partai Demokrat Sidoarjo langsung mengajukan pencabutan Kantu Tanda Anggota ke Dewan Pimpinan Pusat.

"Dia dipecat," kata Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Renville Antonio.

Di bagian lain, Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo mengapresiasi penindakan cepat yang dilakukan Polri terhadap Rendra.

"Untuk masyarakat khususnya umat Islam agar tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat untuk memproses kasus ini," kata Ketua Ansor Sidoarjo, Riza Ali Faizin.
Advertisement

Berkomentarlah Dengan Bijak
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search