Fadli Zon Minta BNN Koordinasi dengan TNI Berantas Narkoba RAKHMAT NUR HAKIM

- 9:46:00 AM

Fadli Zon Minta BNN Koordinasi dengan TNI Berantas Narkoba RAKHMAT NUR HAKIM 


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) yang baru, Irjen (Pol) Heru Winarko, segera berkoordinasi dengan TNI untuk mengoptimalkan pemberantasan narkoba. Menurut dia, dengan jaringan pengamanan perairan yang mumpuni, TNI bisa sangat membantu pemberantasan narkoba, khususnya yang masuk melalui jalur laut.

"Jika perlu bisa melibatkan TNI dalam beberapa sisi terutama pengamanan wilayah laut kita," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/3/2018).
Fadli Zon Minta BNN Koordinasi dengan TNI Berantas Narkoba RAKHMAT NUR HAKIM
Fadli menambahkan, pelibatan TNI juga bisa dilakukan untuk menghalau masuknya narkoba dari wilayah perbatasan darat, sebab banyak personil TNI yang berjaga di sana. Politisi Gerindra itu menambahkan, dengan dilibatkannya TNI secara optimal maka akan mampu menghalau masuknya narkoba ke Indonesia yang tengah masif.

"Narkoba ini sekarang jadi prioritas tantangan utama. Ini adalah sebuah alternative war yang ditujukan kepada kita. Berton-ton masuk narkoba dan saya kira ini jaringan mafia bisnis internasional yang mengeruk keuntungan luar biasa tapi menghancurkan generasi kita," papar Fadli.

 "Jaringan internasional itu sedang mengarah ke Indonesia untuk menjadi pasar narkoba yang terbesar," lanjut dia.

Diberitakan, Presiden Joko Widodo, Kamis pagi, melantik Heru menjadi Kepala BNN. Pelantikan Heru yang dilaksanakan di Istana Negara Jakarta, diawali dengan pembacaan surat Keputusan Presiden mengenai pengangkatan Heru.

"Keputusan Presiden RI Nomor 14 Tahun 2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan kepala BNN," ujar Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Cecep Setiawan. "Mengangkat Irjen (Pol) Heru Winarko SH sebagai kepala BNN terhitung sejak saat pelantikan dan kepadanya diberikan tunjangan jabatan setara eselon 1A sesuai peraturan perundangan," lanjut dia.

sumber : kompas
Advertisement

Berkomentarlah Dengan Bijak
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search