Terus Semangat Berantas Narkoba Di Tubuh TNI 'Kalau tentara teler gara-gara narkotika mau jadi apa negara kita' - Commando

Terus Semangat Berantas Narkoba Di Tubuh TNI 'Kalau tentara teler gara-gara narkotika mau jadi apa negara kita' - Commando


C0MANDO.COM - JAKARTA -  Selama tahun 2016, Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro sudah memecat sedikitnya delapan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terlibat obat-obatan terlarang atau narkoba. Bahkan Tak hanya dari Jawa Tengah, mereka juga berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dari berbagai kesatuan.

Terkait dengan hal ini Komandan Pomdam IV/Diponegoro, Kolonel CPM Bambang Sumarsono menyebutkan jika kedelapan anggota TNI yang dipecat tersebut berasal dari beberapa Kodim dan Batalyon Infanteri 410/Alugoro Blora.

Meskipun jika mengacu pada Undang-Undang tentang Narkotika pengguna narkotika tidak harus dihukum pidana, namun dilakukan rehabilitasi, pimpinan TNI mempunyai kebijaksanaan lain.

Terus Semangat Berantas Narkoba Di Tubuh TNI 'Kalau tentara teler gara-gara narkotika mau jadi apa negara kita' - Commando

"Panglima TNI sebagai pemegang kekuasaan di lingkungan TNI tidak memberikan kesempatan untuk direhabilitasi. Tentara tidak boleh terlibat narkoba, harus bersih. Tentara itu penjaga kedaulatan, kalau tentara teler gara-gara narkotika mau jadi apa negara kita nanti," tegasnya.

Ia menambahkan, tidak ada toleransi pada anggota TNI yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Sanksinya tegas, dipecat. Vonis Pengadilan Militer memberikan hukuman direhabilitasi, tapi secara administrasi kita tetap pecat," pungkas Bambang.

Sumber : Merdeka

Dicekal Memasuki Kawasan Indonesia, Pesawat PM ISRAEL Mau tak mau Harus Putar Arah Cari Jalan Lain! - Commando

Dicekal Memasuki Kawasan Indonesia, Pesawat PM ISRAEL Mau tak mau Harus Putar Arah Cari Jalan Lain! - Commando


C0MANDO.COM - JAKARTA - Perdana Mentri Negara Israel Benjamin Netanyahu, terpaksa harus menempuh waktu perjalanan dua jam setengah lebih lama saat menuju Australia untuk kunjungan kenegaraan, Rabu (22/2) waktu setempat.

Alasannya karena maskapai El Al, pesawat yang membawa rombongan Netanyahu, tidak diperkenankan memasuki kawasan udara Indonesia karena Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik sehingga berimbas pada rute penerbangan kedua negara.

Dicekal Memasuki Kawasan Indonesia, Pesawat PM ISRAEL Mau tak mau Harus Putar Arah Cari Jalan Lain! - Commando

Sesuai informasi yang dikutip dari situs Flightaware, perjalanan Netanyahu dari Singapura ke Sydney seharusnya dapat ditempuh dalam waktu delapan jam setengah. Namun karena memutar perjalanan tersebut menjadi 11 jam.

Selain dilarang memasuki kawasan Indonesia, semua penerbangan Israel pun dilarang masuk negara mayoritas Islam seperti Pakistan.

Maret tahun lalu Netanyahu berusaha membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia dengan dasar banyak kesempatan dan peluang antarkedua negara yang belum digarap. Namun Pemerintah Indonesia menolaknya dengan alasan Israel harus lebih dulu memberikan dukungan pada kemerdekaan Palestina. 

Mantap ! TNI AU Sudah Siagakan Pesawat Tempur Untuk Amankan Raja Salman - Commando

Mantap ! TNI AU Sudah Siagakan Pesawat Tempur Untuk Amankan Raja Salman - Commando


C0MANDO.COM - DENPASAR -- Pangkalan Udara Ngurah Rai sudah merencanakan  menyiagakan pesawat tempur yang nantinya digunakan untuk membantu mengamankan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Bali.

"Pesawat tempur belum ada perintah, tetapi sudah direncanakan diskenariokan," kata Kolonel Penerbang Wayan Superman dalam keterangan persnya di Emergency Office Center Bandara Ngurah Rai di kawasan Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Senin (27/2).

Terkait dengan hal ini Superman mengaku jika, pihaknya masih menunggu instruksi dari Pusat karena belum ada perintah untuk menyiapkan ataupun menyiagakan pesawat tempur tersebut khusus pengamanan Raja Arab Saudi itu. "Kami tinggal tunggu instruksi," ujarnya.

Mantap ! TNI AU Sudah Siagakan Pesawat Tempur Untuk Amankan Raja Salman - Commando

Mengingat kepadatan lalu lintas udara di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, maka pesawat tempur itu berasal dari Lanud Iswahyudi Madiun atau Lanud Hassanudin Makassar. TNI AU, kata dia, sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Mabes TNI, kepolisian, pemda, hingga instansi terkait lainnya untuk kepentingan pengamanan.

Sementara itu, di tempat yang sama General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi mengatakan bahwa sebagai bentuk kesiapan pihaknya telah menyiapkan lahan parkir yang cukup menampung enam pesawat berbadan besar. Lahan parkir itu disiapkan di hangar selatan bandara, sehingga tidak mengganggu operasional penerbangan komersial.

Meski demikian akan ada beberapa penundaan jadwal penerbangan yang nanti akan disesuaikan, mengingat pihaknya masih belum mengetahui jadwal kedatangan penguasa negeri kaya minyak itu. Penyiapan lahan parkir khusus tersebut membuat pesawat Sriwijaya Air yang parkir di kawasan tersebut digeser ke bandara terdekat seperti di Bandara Juanda di Surabaya atau di Bandara Lombok.

Sumber : Antara

Selepas Iwan Bopeng Dipertemukan dengan Pangdam, Polisi Sebut Kasus ini sudah Clear

Selepas Iwan Bopeng Dipertemukan dengan Pangdam, Polisi Sebut Kasus ini sudah Clear



C0MANDO.COM - JAKARTA -- Pria berbaju kotak-kotak yang diketahui mengamuk di tempat pemungutan suara (TPS) dan bahkan berani menghina tentara, Iwan Bopeng alias Fredy Tuhenay kini sudah dipertemukan dengan Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Teddy Lhaksmana. Dengan alasan tersebut Pihak kepolisian sebut jika kasus ucapan 'potong tentara' sudah selesai.

"Iwan Bopeng itu kemarin sudah dipertemukan dengan Panglima Kodam, itu sudah clear ya, sudah ya clear," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/2).


Selepas Iwan Bopeng Dipertemukan dengan Pangdam, Polisi Sebut Kasus ini sudah Clear

Argo mengimbau kepada masyarakat agar tidak berbuat onar seperti yang dilakukan oleh Iwan Bopeng pada Pilkada DKI Jakarta yang bakal digelar 19 April mendatang. Ia menyarankan agar masyarakat memilih sesuai hati nurani saja terhadap dua pasangan calon yang akan bertarung.

"Peran serta masyarakat untuk ikut serta ya bagaimana mencipatakan kemanan di pilkada putaran kedua, sampaikan ke teman-teman dan saudara-saudaranya untuk ikut sesuai aturan yang ada, tidak usah mebuat keonaran, pilihlah sesuai hati nurani mana yang mau dipilih," kata Argo.

Terkait tindakan intimidasi yang diduga dilakukan Iwan Bopeng di TPS 25, 26, dan 27 di Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, di Pilkada DKI putaran pertama, Argo mengaku pihaknya sejauh ini belum menerima laporan. "Nggak ada laporan saya di sana (di TPS)," kata mantan kabid humas Polda Jatim tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya Iwan Bopeng dikabarkan mengamuk di TPS kawasan Jakarta Timur pada Ahad (19/2) lalu. Bopeng membuat kericuhan dengan kata-kata, "tentara gue potong di sini, apalagi elu," dan video ini pun mendadak ramai di perbincangkan di media sosial.

Sumber : Republika

Mengenal Sosok Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono Danpaspampres Baru, Pemberantas Perompak Somalia - Commando

Mengenal Sosok Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono Danpaspampres Baru, Pemberantas Perompak Somalia - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA  - Seperti yang diketahui bersama jika Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali merotasi sejumlah perwira tinggi, termasuk Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpasmapres). Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono akan digantikan oleh Brigjen (Mar) Suhartono dalam memimpin pengamanan Presiden Jokowi. Sementara Bambang akan memimpin Korps Baret Ungu sebagai Komandan Korps Marinir.

Korps Setia Waspada memang tidak asing lagi dengan sosok lulusan Akademi Angkatan Laut 1988 itu. Pria kelahiran Batang, 15 April 1966 ini juga menjabat sebagai Dandenwalpri Grup A Paspampres.



Suhartono memiliki karir yang cemerlang. Dia pernah menjabat sebagai Komandan Satuan Intai Amphibi, Wakil Komandan Denjaka, Danlanal Biak Lantamal XI, dan Komandan Denjaka (2011).

Kemudian, Kas Brigif 2 Pasmar 2 (2008), Komandan Brigif 2 Marinir, Staf Ahli di Koarmabar, Asrena Kormar (2014), Komandan Resimen AAL (2015, dan terakhir Komandan Lantamal XI/Merauke.

Tak hanya kariernya yang moncer. Kemampuannya dalam menyelesaikan berbagai misi sudah ditunjukkannya. Suhartono terlibat dalam operasi tempur sebagai Dansatgasgultor Satgas Merah Putih yaitu operasi pembebasan awak KM Sinar Kudus di Somalia.

Atas kesuksesan dalam operasi itu, dia mendapat penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat dari Letkol ke Kolonel.

Sejumlah pendidikan di luar negeri juga pernah dirasakan pria 50 tahun ini. Suhartno pernah mengenyam pendidikan di Counter Terorism Intelegence Analysis (BIA-CIA) 1997, Commando Mariners-Cofusco (Perancis) 1997, US Navy Seal-Guam (AS) 1997, Terrorism Device Threat and Response (BIA-CIA) 1998, Post Incident Intelegence Collection (BIA-CIA) 1999, Counter Terror-Batalyon Kontra Terror 707 di Korea Selatan.

Alumni Seskoal Angkatan 39 tahun 2002 dan Sesko TNI ini juga memiliki tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan VIII Tahun dan Satya Lencana Dharma Nusa.

Sumber : Liputan6

Komitmen Panglima TNI Berantas Korupsi : Kita Bekerja Senyap Berantas Korupsi

Komitmen Panglima TNI Berantas Korupsi : Kita Bekerja Senyap Berantas Korupsi


C0MANDO.COM - JAKARTA -  Di Informasikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada Seluruh jajarannya baik tentara aktif maupun purnawirawan agar menjauh dari tindak pidana korupsi. Bahkan dalam kesempatan yang sama Panglima TNI Menyebut jika ada pihak yang meminta TNI bekerja sama dengan penegak hukum di Indonesia dalam pemberantasan pindana tersebut.

Pesan tersebut disampaikan Oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo Sesudah menghadiri Acara Pelatihan bersama peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam penanganan tindak pidana korupsi wilayah hukum Provinsi Banten di Hotel Santika Premier Bintaro, Kota Tangsel.

Komitmen Panglima TNI Berantas Korupsi : Kita Bekerja Senyap Berantas Korupsi

"Saya ingatkan bagi purnawirawan, jangan mentang-mentang TNI, setelah pensiun masih bisa (korupsi) dan saya berkomitmen dengan kepolisian akan kami backup," tegas Gatot di lokasi, Senin (27/2/2017).

Dalam pengungkapan kasus korupsi di tubuh TNI, pihaknya mengaku selalu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta lembaga negara seperti KPK, BPK, PPATK, maupun Kepolisian.

"Ini bekerja sama dengan aparat TNI, KPK, BPK, PPATK dan Kepolisian. Tapi kita bekerja secara senyap, tahu-tahu sudah ada yang tertangkap," tuturnya.

Adapun praktik korupsi yang terjadi di kalangan TNI karena hubungan relasi antara TNI dengan sipil, pihaknya juga telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap oknum TNI bersama Deputi Bakamla Eko Susilo Hadi beberapa waktu lalu.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada juga yang tertangkap lagi," ketus Gatot.

Sumber : liputan6

Setelah Australia Minta Maaf Atas Insiden Penghinaan Pancasila, Kini Indonesia Lanjutkan Kerja Sama Militer Dengan Australia - Commando

Setelah Australia Minta Maaf Atas Insiden Penghinaan Pancasila, Kini Indonesia Lanjutkan Kerja Sama Militer Dengan Australia - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA - Pada Akhirnya Negara Kesatuan Indonesia dan Australia kembali sepakat untuk meneruskan kerja sama di bidang pelatihan militer yang sempat dibatalkan, ini sekaligus mengakhiri konflik terkait materi pelatihan militer Australia yang menghina Pancasila.

Kesepakatan ini sendiri dicapai ketika Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melaksanakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di Sydney, Minggu (26/2/2017).

“Di bidang pertahanan dan keamanan, kedua negara juga sepakat untuk kembali melanjutkan kerja sama melalui kerja sama pelatihan kemiliteran,” tulis siaran pers resmi Istana.
Indonesia sempat memutus kerja sama militer dengan Australia menyusul adanya pelecehan Pancasila oleh unsur militer Australia.



Insiden dugaan pelecehan Pancasila itu sendiri berawal dari laporan instruktur bahasa Indonesia dari Kopassus yang bertugas di Australia bernama Lettu Inf Irawan Maulana Ibrahim ke satuannya.

Dalam misinya sebagai pengajar di pangkalan militer di Perth, Australia, Maulana menemukan materi pelajaran yang melecehkan Pancasila dan TNI.

Kurikulum yang diterapkan dan perilaku militer Australia, menurut Lettu Irawan, juga menunjukkan sikap yang mendiskreditkan ideologi Pancasila, yakni mengubahnya menjadi “Pancagila”.

Belakangan, militer Australia memberikan sanksi unsurnya yang diduga terlibat dalam perkara itu.
Militer Australia juga meminta maaf secara terbuka kepada TNI dan berjanji membenahi sistem kurikulum pendidikan militernya kembali.

Dalam pertemuan bilateral, Jokowi dan PM Turnbull juga sepakat akan terus membina hubungan baik dengan menghargai wilayah teritorial dan kedaulatan negara masing-masing.

“Hubungan yang baik dapat tercapai saat kedua negara menghargai wilayah teritorial masing-masing dan tidak ikut campur urusan dalam negeri dan mampu mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan,” ujar Presiden Jokowi.

PM Turnbull berpendapat sama. Australia berkomitmen terus mengakui dan menghargai kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Lombok traktat tahun 2006 merupakan fondasi hubungan strategis dan keamanan kedua negara bahwa Australia betul-betul memiliki komitmen untuk kedaulatan dan terirorial Indonesia,” ujar PM Turnbull.

Sumber : Kompas

Terkait Bom Bandung Kapolda: Pelaku yang Dikepung di Kelurahan Arjuna Ledakkan Bom Panci

Terkait Bom Bandung Kapolda: Pelaku yang Dikepung di Kelurahan Arjuna Ledakkan Bom Panci

Bandung - Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan menyebut pelaku yang dikepung di kantor Kelurahan Arjuna, Cicendo, Bandung sempat meledakan bom panci. Setelah bom panci meledak, pelaku melarikan diri hingga akhirnya masuk ke kantor kelurahan Arjuna.

Terkait Bom Bandung Kapolda: Pelaku yang Dikepung di Kelurahan Arjuna Ledakkan Bom Panci


"Diduga sebelum melarikan diri sempat meledakkan bom panci," kata Irjen Anton kepada wartawan di dekat kantor Kelurahan Arjuna, Bandung, Senin (27/2/2017).

Pelaku meledakan bom panci di lapangan yang jaraknya sekitar 50 meter dari kantor kelurahan Arjuna. "Low explosive," sebut Anton soal daya ledak bom panci.

Saat ini pengepungan masih berlangsung. Terdengar letusan tembakan dari lantai 2 yang diduga tempat pelaku bersembunyi. Warga di sekitar lokasi diminta menjauh.

Sumber : Detik
Mencekam, Video  Suasana Penyergapan Pelaku Bom Panci di Bandung

Mencekam, Video Suasana Penyergapan Pelaku Bom Panci di Bandung

Mencekam, Video  Suasana Penyergapan Pelaku Bom Panci di Bandung

Bandung - Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Anton Charliyan tiba di kantor kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Dia memimpin langsung penyergapan pelaku ledakan bom panci di kawasan Cicendo.

Suasana sekitar lokasi mencekam. Apalagi setelah ada ledakan dari dalam kantor kelurahan Arjuna, tempat pelaku bersembunyi. Asap hitam mengepul dari lantai dua.

Penggerebekan awalnya dipimpin Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo, kemudian Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan. Beberapa kali polisi memberi peringatan ke pelaku via pengeras suara. Namun pelaku hingga pukul 10.45 WIB, belum menyerah.

Irjen Anton menjelaskan, pelaku meledakkan bom panci di lapangan yang jaraknya sekitar 50 meter dari kantor kelurahan Arjuna. "Low explosive," sebut Anton soal daya ledak bom panci.

Pelaku, kata Anton, diduga menuntut pembebasan tahanan Densus 88. Namun belum diketahui tahanan yang diminta agar dibebaskan tersebut.

Sumber : Detik

Terkini ! Pelaku Bom Panci yang Dikepung Tuntut Pembebasan Tahanan Densus

Terkini ! Pelaku Bom Panci yang Dikepung Tuntut Pembebasan Tahanan Densus

Bandung - Pelaku peledakan diduga bom panci yang dikepung di kantor Kelurahan Arjuna, Cicendo, Bandung diduga menuntut pembebasan tahanan Densus 88. Namun belum diketahui tahanan yang diminta agar dibebaskan tersebut.

"Pelaku tuntut ingin membebaskan tahanan Densus," ujar Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan di dekat kantor Kelurahan Arjuna, Bandung, Senin (27/2/2017).

Terkini ! Pelaku Bom Panci yang Dikepung Tuntut Pembebasan Tahanan Densus


Pelaku diduga meledakkan lebih dulu bom yang diduga bom panci. Setelahnya pelaku masuk ke kantor kelurahan Arjuna yang jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi meledaknya benda diduga bom panci.

Irjen Anton menyebut benda yang diledakkan tersebut berdaya ledak rendah. "Diduga sebelum melarikan diri sempat meledakkan bom panci," imbuhnya.

Polisi kini mengepung kantor Kelurahan Arjuna dari berbagai sisi. Suara letusan tembakan terdengar. Di lantai 2 tempat pelaku bersembunyi juga sempat terdengar letusan disusul api dan asap hitam pekat.

Sumber : Detik

Wajib Tahu ! 4 Manfaat Kunjungan Raja Salman Untuk Indonesia - Commando

Wajib Tahu ! 4 Manfaat Kunjungan Raja Salman Untuk Indonesia - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA - ANGGOTA Komisi Luar Negeri DPR Jazuli Juwaini, menilai kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia adalah salah satu kunjungan yang sangat istimewa dan bersejarah. Mengapa ? Karena Raja Salman Merupakan sosok yang dihormati di dunia, khususnya untuk umat muslim di seluruh dunia.

“Kunjungan Raja Salman istimewa dan bersejarah karena dua hal. Ini adalah kunjungan resmi Raja Saudi sejak terakhir Raja Faisal pada 1970 atau 47 tahun silam,” kata Jazuli melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, (24/02/2017).

Wajib Tahu ! 4 Manfaat Kunjungan Raja Salman Untuk Indonesia - Commando


Terkait dengan Kunjungan raja salman ia berpendapat jika, terdapat beberapa manfaat dari kunjungan Raja Salman ke Indonesia. Pertama, kunjungan ini adalah diplomasi untuk memperkuat relasi yang menguntungkan. Beberapa hal bisa dibahas mulai isu kuota dan pelayanan haji hingga perlindungan dan kesejahteraan TKI.

“Dari sisi Indonesia, dalam rangka memperkuat posisi tawar dalam isu-isu spesifik,” ujar Jazuli.

Selain itu, ia menilai kunjungan ini merupakan diplomasi ekonomi dan investasi. Kerja sama investasi itu, kata Jazuli, terutama terkait dengan pengelolaan minyak antara Pertamina dan Aramco milik Arab Saudi. Ia menilai kunjungan tersebut berpengaruh terhadap diplomasi budaya, pendidikan, dan agama. Tujuannya, mempromosikan Islam moderat dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.



Jazuli pun mendorong adanya pertukaran pelajar dalam bidang pendidikan serta beasiswa bagi pelajar dari kedua negara.

Menurut dia, pertemuan kedua negara sebagai negara Islam terbesar dapat digunakan untuk menggalang solidaritas guna meningkatkan pembangunan, kemajuan, dan kesejahteraan di negara-negara muslim. Demikian sebagaimana dilansir oleh Tempo.co, Sabtu (25/02/2017). []

Sumber : Tempo

Terkait Sinyal Pertemuan Empat Mata Antara Raja Salman dan Habib Rizieq Shihab, Ini Penjelasan Pengacaranya

Terkait dengan Sinyal Pertemuan Empat Mata Antara Raja Salman dan Habib Rizieq Shihab, Ini Penjelasan Pengacaranya


Raja Arab, Salman Abdul Aziz Al Saud dikabarkan akan bertemu pimpinan Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq secara tertutup di Pulau Bali.

Hal ini diungkap oleh kuasa hukum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kapitra Ampera, Jumat (24/2/2016).

Kendati belum dapat kabar pastinya, namun dia sudah dihubungi langsung oleh protokoler Pemerintahan Arab Saudi secara langsung untuk bertemu Raja Salaman.

Kapitra malah mengklaim dia yang akan bertemu dengan Raja Salman, karena kata dia protokoler Raja Arab ada menghubungi dia.

Terkait dengan Sinyal Pertemuan Empat Mata Antara Raja Salman dan Habib Rizieq Shihab, Ini Penjelasan Pengacaranya

"Kalau rencana Raja Arab bertemu Habib Rizieq belum tahu," kata Kapitra Ampera seperti yang dilansir Jitunews.com.

"Malah saya nih yang rencananya bakal ketemu raja Arab. Jadi, belum lama saya dihubungi bagian protokoler Pangeran Arab Saudi. Katanya Raja mau bertemu dengan saya empat mata. Kalau benar ya bagus sekali," katanya.

Namun dia belum bisa memastikan kapan kiranya pertemuan itu, karena dia hanya diminta untuk kesiapan.

"Saya belum tahu kapan. Baru dinyatakan kesiapan jika nanti diajak silaturahmi dengan raja. Ya saya siap lah. Kan Raja Salman pimpinan umat Islam juga," kata dia.

Dia bahkan berkata, pertemuan itu hanya bersifat pribadi, bukan dia sebagai kuasa hukum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia atau ulama.  "Pribadi saja saya," tukas dia.
Seperti yang diketahui agenda utama kedatangan Raja Salman ke Indonesia untuk bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo.

Disamping untuk meningkatkan hubungan diplomatis antara kedua negara, tujuan kedatangan Raja Arab ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan dagang dan investasi antara kedua negara.
Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi dipastikan akan berkunjung ke Indonesia pada 1 – 9 Maret mendatang seperti yang dikutip Tribunnews.

Raja Salman terlebih dahulu akan melakukan kunjungan kenegaraan pada 1 – 3 Maret, dan kemudian dilanjutkan dengan beristirahat di Pulau Dewata, Bali, pada tanggal 4 – 9 Maret mendatang.
Ini adalah kunjungan kepala negara dari Arab paling bersejarah bagi Indonesia karena kunjungan sebelumnya dilakukan oleh Raja Faisal pada 46 tahun lalu.

Dalam kunjungannya ke Indonesia ini, menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Raja Arab Saudi itu akan membawa rombongan terbesar, sekitar 1500 orang, 10 menteri dan 25 pangeran.
Apa saja harapan Indonesia dibalik kunjungan bersejarah Raja Salman?

Berdasarkan keterangan Seskab, Selasa (21/2/2017) lalu, akan ditandatangani investasi perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco, di Cilacap dengan nilai 6 miliar dollar AS, ketika Raja Salman bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan.
Selain itu, juga akan ada project lain yang akan ditandatangani, kurang lebih sebesar 1 miliar dollar AS dan project-project lainnya.

Atas semua kunjungan Raja Salman dan rombongan, Pemerintah Jokowi menargetkan komitmen investasi senilai USD 25 Miliar dolar buat Indonesia.

“Tadi bapak presiden mengharapkan bahwa investasi Arab Saudi ini secara keseluruhan diharapkan bisa sampai dengan 25 miliar dollar AS,” ujar Pramono.

Terkait kerja sama di sektor energi, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Pertamina (Persero), dalam hal ini tak mau menyia-nyiakan kedatangan Raja Arab ini.

Sumber : Tribun

Jusuf Kalla : Kunjungan Raja Saudi Bahas Kerja Sama Ekonomi - Commando

Jusuf Kalla : Kunjungan Raja Saudi Bahas Kerja Sama Ekonomi - Commando


C0MANDO.COM - JAKARTA– Wakil Presiden Negara Republik Indonesia Jusuf Kalla mengungkapkan jika Tujuan dari kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke indonesia adalah dalam rangka meningkatkan investasi nonmigas di Indonesia. Pasalnya, investasi ini sesuai dengan visi pemerintah Saudi 2030.

Dalam konferensi pers di Istana Wakil Presiden, JK, menjelaskan peningkatan kerja sama ekonomi merupakan salah satu fokus pembahasan dalam kunjungan Raja Salman ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017.

Jusuf Kalla : Kunjungan Raja Saudi Bahas Kerja Sama Ekonomi - Commando

“Selama ini, hubungan dengan Saudi itu pun lebih banyak hubungan keagamaan, pendidikan sosial, itu hubungan ekonomi boleh dibilang tidak besar,” kata dia, Jumat (24/2/2017).

“Karena itulah maka sesuai dengan visi pemerintah Saudi Arabia 2030, yang isinya antara lain ingin meningkatkan investasi di luar minyak dan gas,” lanjut JK.

Menurut Wapres, pemerintah Indonesia telah siap memberikan penawaran-penawaran menarik yang dapat dijajaki Saudi untuk menanamkan modalnya, antara lain di bidang perbankan dan pariwisata.

“Sebagian besar investasi mereka kan di negara-negara Barat sebenarnya, ada beberapa negara sekitar situ di Afrika. Jadi Indonesia tentu sebagai negara yang besar ingin meningkatkan hubungan itu,” kata dia.

Kedatangan Raja Arab Saudi Salman al-Saud ke Indonesia pada 1 Maret 2017 akan menjadi kunjungan pertama penjaga dua kota suci Umat Islam, Mekah dan Madinah, setelah 47 tahun, yakni kali terakhir pada 1970.

Selain Jakarta, Raja Salman juga akan mengunjungi Bali untuk beristirahat. []

Terlihat Bedanya, Arab Investasi ke Indonesia Capai US$ 25 Miliar, Cina Cuma US$ 1,6 Miliar Bawa Tenaga Kerja Ilegal Segala Commando

Terlihat Bedanya, Arab Investasi ke Indonesia Capai US$ 25 Miliar, Cina Cuma US$ 1,6 Miliar Bawa Tenaga Kerja Ilegal Segala  Commando


C0MANDO.COM - JAKARTA - Sepeti yang sudah diketahui bersama jika Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud sudah berenca akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada tanggal 1-9 Maret 2017 nanti. Dalam kedatangannya tersebut Raja Salman disebut sebut membawa 1500 rombongan dalam kunjungannya ini.

"Kunjungan ini akan membawa rombongan terbesar, kurang-lebih 1.500 orang, 10 menteri, dan 25 pangeran," kata Seskab Pramono Anung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2017).



Terlihat Bedanya, Arab Investasi ke Indonesia Capai US$ 25 Miliar, Cina Cuma US$ 1,6 Miliar Bawa Tenaga Kerja Ilegal Segala  Commando

Perlu diketahui juga jika Tujuan dari Kedatangan Raja Salman ini diantaranya adalah untuk membantu Indonesia dengan investasi dalam pembangunan infrastruktur yang diharapkan mencapai US$ 25 Miliar atau setara Rp 332,5 Triliun.

"Dalam kunjungan ini, nanti akan ditandatangani investasi Arab Saudi di Indonesia, Aramco di Cilacap senilai USD 6 miliar. Kemudian juga akan ada proyek lain yang akan ditandatangani kurang-lebih USD 1 miliar dan proyek-proyek lainnya.

Tadi Bapak Presiden mengharapkan investasi Arab Saudi ini secara keseluruhan diharapkan bisa sampai USD 25 miliar," sebut Pramono.

Jumlah investasi yang fantastik ini bakal mengenggelamkan jumlah investasi Cina yang 'hanya' mencapai US$ 1,6 Miliar.

[Tempo]
Investasi Cina di Indonesia Tembus US$ 1,6 Miliar
JUM'AT, 20 JANUARI 2017

Link: https://m.tempo.co/read/news/2017/01/20/090837963/investasi-cina-di-indonesia-tembus-us-1-6-miliar

Selain nilainya yang fantastik, investasi Arab juga tidak akan diiringi pengiriman tenaga kerja Arab apalagi yang ilegal seperti negeri komunis Cina.

Semoga terwujud dan berkah buat negara dan rakyat Indonesia. Aamiin.

Oh ya, gimana kabarnya ibu Ketum PDIP?

sumber: portalislam

Pengakuan Prajurit Kopassus : Kami Tidak Takut SETAN, Kami Lebih Takut PELATIH! - Commando

Pengakuan Prajurit Kopassus : Kami Tidak Takut SETAN, Kami Lebih Takut PELATIH! - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA - Seperti yang diketahui bersama jika Pasukan Kopassus Adalah pasukan khusus, Pasukan ini bukan sembarangan pasukan bahkan kemampuan bertepur mereka di atas rata rata pasukan biasa. tak heran jika Kopassus sangat disegani oleh musuh.

Seperti yang telah dikutip dari merdeka.com Salah satu episode paling mengerikan yang harus dialami setiap prajurit Kopassus adalah pendidikan Komando. Fisik dan mental mereka digojlok habis sampai level nol.

 


Materi latihan meliputi gunung, hutan, rawa dan laut. Rasa lelah, lapar, stres ditambah para pelatih yang menggilas mereka tanpa ampun.

Karena itu para prajurit Kopassus mengaku tak sempat merasa takut pada setan jika harus melewati medan gelap gulita di tengah malam. Mereka lebih takut pada para pelatih yang tak kenal ampun.

“Kami tidak takut setan, lebih takut pelatih,” ini jadi semacam semboyan mereka.

Namun tentu tak ada niat buruk dari para pelatih ini selain mendidik para prajurit agar menjadi pasukan komando tangguh berotot kawat dan mental sekeras batu.

Mantap ! Mabes TNI Tanda Tangani 62 Kontrak Pengadaan Barang Sebesar Rp 1,410 T - Commando

Mantap ! Mabes TNI Tanda Tangani 62 Kontrak Pengadaan Barang Sebesar Rp 1,410 T - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA - Di Informasikan Markas Besar TNI telah menandatangani 62 kontrak barang dan jasa di awal tahun 2017 senilai Rp 1,410 triliun. Perlu diketahui jika Sebagian besar barang dan jasa ini digunakan untuk keperluan Badan Perbekalan (Babek) TNI.

Penandatanganan kontrak tersebut dilakukan secara kolektif antara para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Mabes TNI dengan para mitra penyedia barang dan jasa ini disaksikan oleh Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (23/2/2017).

Mantap ! Mabes TNI Tanda Tangani 62 Kontrak Pengadaan Barang Sebesar Rp 1,410 T - Commando


Terkait dengan hal ini Didit menjelaskan, Jika selama ini, penyerapan anggaran masih belum maksimal, oleh karenanya dirinya menilai jika masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan nasional, khususnya di lingkup TNI.

Penandatanganan kontrak secara kolektif ini adalah salah satu tindak lanjut dari instruksi Panglima TNI kepada para Kepala Staf Angkatan dan Kasum TNI tentang perintah melaksanakan percepatan pelaksanaan program dan anggaran TA 2017. Kebijakan tersebut terkait dengan proses pengadaan barang dan jasa sebagai realisasi dari Dipa yang telah diterbitkan oleh pemerintah.

Didit menyampaikan, berdasarkan instruksi Presiden RI, diharapkan seluruh Kementerian dan Lembaga meningkatkan kinerjanya, bukan hanya penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa, namun kemajuan administrasi dan kemajuan fisik harus berjalan seirama.

"Oleh karena itu, diharapkan untuk anggaran tahun 2017, harus lebih baik dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya yakni anggaran tahun 2016, agar tercapai aktivitas yang efisieni serta realisasi anggaran, khususnya percepatan proses barang dan jasa," kata Didit saat menyaksikan penandatanganan Kontrak Secara Kolektif Pengadaan Barang dan Jasa Mabes TNI TA 2017, di Aula Gatot Subroto, Jakarta, seperti dilansir Antara.

Kontrak yang ditandatangani tiga satker berjumlah 62 kontrak, yakni Bais TNI (tiga kontrak) tentang pengadaan Intelegence Satelite monitoring remot. Babek TNI (54 kontrak) antara lain pengadaan kendaraan taktis (rantis), suku cadang rantis, non-alutsista/senjata, amunisi caliber kecil, amunisi khusus, material khusus, amunisi caliber besar, senjata dan non-alut alpalsus.

Selanjutnya, Satkomlek TNI (lima kontrak) tentang pengadaan Alkom Pam VVIP Kodam IV/Dip, pengadaan Surveillance dan monitoring system kegiatan energy storange system, kegiatan pemantau siang malam kelengkapan Kalimantan, kegiatan smart monitor system software kelengkapan cluster Kalimantan, dan kegiatan Cluster perbatasan Kalimantan.

Penandatanganan kontrak ini diharapkan dapat berlangsung secara konsisten, sehingga dari waktu ke waktu daya serap anggaran TNI dapat meningkat secara signifikan dan mencapai sasaran pembangunan yang telah direncanakan.

Menurut dia, penandatangan kontrak di awal tahun, diharapkan akan mempercepat daya serap anggaran TNI TA 2017 dan dapat menghindari terjadinya kegiatan lintas tahun. Penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa secara kolektif antara para pejabat pembuat komitmen satker jajaran TNI dengan mitra penyedia barang dan jasa, merupakan wujud nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah.

"Kontrak yang telah ditandatangani tersebut sudah melalui proses lelang sebagaimana diatur dalam perpres nomor 70 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Diharapkan Kementerian dan Lembaga juga mengikuti kegiatan di lapangan yang berkaitan dengan proses barang dan jasa. Ini perlu ada pendampingan," ujar Didit.

Sumber : Liputan6

Panglima TNI Murka Selepas Tahu ada oknum yang mematok harga Gabah dibawah harga yang dipatok pemerintah - Commando

Panglima TNI Murka Selepas Tahu ada oknum Patok harga Gabah dibawah harga yang dipatok pemerintah - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA - Di Informasikan pada saat mengikuti rapat gabungan yang digelar bersama Kementrian Pertanian dan Bulog Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengeluarkan semua unek-uneknya, Kamis (23/2).

Bahkan dalam kesempatan tersebut Panglima TNI  meminta semua stake holder untuk lebih ketat mengawasi hasil panen petani supaya tidak dibeli oleh pihak tak bertanggung jawab.

"Jadi harapan saya mari kita bela petani. Kasihan mereka rakyat kecil dapat upah hanya untuk makan," kata Gatot dengan nada meninggi di depan Mentan Andi Amran Sulaiman, Kasad Jenderal Mulyono, dan pimpinan Bulog di Gedung Kementan, Jakarta Selatan.

Panglima TNI Murka Selepas Tahu ada oknum Patok harga Gabah dibawah harga yang dipatok pemerintah - Commando

Karena Menurut pandangan panglima tni Di era globalisasi saat ini, perang fisik bukan prioritas lagi. Saat ini semua negara perang sumber daya alam dan pangan. Negara mana yang tidak memiliki ketahanan tersebut, maka rentan menjadi bangsa yang miskin.

Oleh karena itu Panglima TNI sangat berharap agar pemerintah tetap mementingkan kesejahteraan petani.

"Kalau mereka (petani) berhenti, maka berebut orang impor beras. Saya membaca Ini ancaman bangsa kalau situasinya seperti ini," kata dia.

Tak sampai disana Panglima TNI Gatot juga menambahkan jika saat ini, ia masih saja menemukan hasil panen gabah di daerah dihargai di bawah harga yang dipatok pemerintah. Seharusnya petani mendapatkan Rp 3.700, namun di daerah masih ada tengkulak mengambil dengan harga Rp 2.800.

"Jadi hampir Rp 900 jatuh. Padahal kewajiban pemerintah menyerap hasil panen, apabila ini dibiarkan, seolah pemerintah tidak peduli padahal pemerintah sudah beri harga bagus Rp 3.700," tandas dia.

Sumber : jpnn

Terjun dari Heli, Tim Gabungan Bersenjata TNI dan Polisi berhasil ringkus 2 Pembakar Lahan Di Riau - Commando

Terjun dari Heli, Tim Gabungan Bersenjata TNI dan Polisi berhasil ringkus 2 Pembakar Lahan Di Riau - Commando

C0MANDO.COM - RIAU - Tim gabungan bersenjata lengkap dari Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau dilaporkan telah berhasil meringkus dua orang pria yang diduga kuat terkait dengan kebakaran hutan. Saat Penangkapan Tim Gabungan langsung terjun dari helikopter untuk menangkap kedua terduga pembakar lahan dan hutan di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Terkait dengan Penangkapan ini Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsekal Pertama Henri Alfiandi, menjelaskan jika kedua terduga yang diketahui bernama Marjani dan Muhammad Roni diamankan di sebuah pondok di lahan yang tengah terbakar di lokasi itu.

Terjun dari Heli, Tim Gabungan Bersenjata TNI dan Polisi berhasil ringkus 2 Pembakar Lahan - Commando

"Hasil interogasi di Posko Satgas Siaga Karhutla Riau, keduanya merupakan pekerja di lokasi itu. Lokasi di sana terbakar dan ada unsur kesengajaan," kata Henri, Rabu, 22 Februari 2017.

Henri menyebutkan, akibat kebakaran di lokasi yang ditinggali kedua pelaku, api menyebar dan menyebabkan 200 hektare lahan di Kecamatan Tanah Putih di lumat api. Hasil pemeriksaan terdata pemilik lahan ratusan hektare itu berinisial Sl, Pr, Uw, Ud, dan Ya.

Terduga Marjani diketahui bekerja di kebun milik Tarigan. Luas kebun yang dikelola Marjani adalah 10 hektare. Sekitar lima hektare di antara lahan itu ditanami nenas dan sisanya ditanami sawit.

Sementara terduga Roni, tambah Henri, dia mengaku bekerja di kebun milik Yunus Harahap. Di sana ada 10 hektar lahan, di mana dua hektare ditanami sawit dan delapan hektare sisanya baru saja ditanami sawit.

Apakah kedua pekerja ini membakar atas perintah pemilik lahan, Henri mengatakan, pihaknya masih mendalami. Selanjutnya, kedua terduga pembakar lahan ini diserahkan ke Polda Riau untuk proses selanjutnya.

"Setelah dari Lanud nanti diproses secara hukum ke Polda Riau," kata Henri.

Henri menyebut, kebakaran hutan di kecamatan tersebut sudah berlangsung selama beberapa hari. Keringnya cuaca di lokasi itu menyebabkan api dengan mudah menyebar dan melumat kurang lebih 200 hektar lahan.

Pantauan helikopter dan pesawat tempur yang diterbangkan Lanud Roesmin Nurjadin, kebakaran sengaja dilakukan. Pasalnya di lokasi berdiri sejumlah pondokan diduga tempat para pembakar lahan.

Untuk menangkap pelaku, empat anggota Paskhas, dua anggota TNI AU, dan beberapa anggota Polda Riau bersenjata lengkap diterjunkan dari helikopter. Satu persatu pondok disisir petugas dan ditemukan dua penghuni terkait kebakaran hutan ini.

"Keduanya dibawa, hanya pondok belum kita bakar, tapi nanti pasti dibakar untuk membuat efek jera," ucap Henri.

Sumber : Liputan6

Begini nih Persiapan TNI AU Sambut Raja Arab di Bandara Halim Perdana Kusuma - Commando

Begini nih Persiapan TNI AU Sambut Raja Arab di Bandara Halim Perdana Kusuma - Commando


Indonesia akan kedatangan tamu kenegaraan dari Arab Saudi. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud akan tiba di Indonesia pada 1 Maret 2017.

TNI pun tengah melakukan persiapan khusus untuk menyambut kedatangan Raja Salman. Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI Jemi Trisonjaya menjelaskan, pengamanan ketat akan dilakukan di Bandara Halim Perdanakusuma. Sebab, pesawat VVIP dari rombongan Raja Arab akan diparkir di sana.

Begini nih Persiapan TNI AU Sambut Raja Arab di Bandara Halim Perdana Kusuma - Commando

"‎Pengamanan ring I dilaksanakan oleh TNI AU, dalam hal ini Lanud Halim Perdanakusuma‎," kata Jemi saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jumat, (24/2/2017), di Jakarta.

Mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diberlakukan, Jemi mengatakan, sesuai dengan kedatangan tamu-tamu VVIP seperti biasa. Dengan demikian tidak ada pengamanan yang berlebihan.

Bahkan Jemi juga memastikan pesawat Raja Arab ketika memasuki wilayah udara Indonesia tidak akan ada penjemputan atau penyambutan dengan menggunakan jet tempur milik TNI-AU.

"Perlakuan untuk tamu negara setingkat presiden sudah ada SOP-nya, dari TNI AU tidak ada pengawalan khusus (fighter), koordinator kegiatan ada di Kemenlu dan protokol Kepresidenan‎," ucap Jemi.

Raja Salman akan berada di Indonesia selama 10 hari. Pada 1-3 Maret Raja Salman akan melakukan kunjungan kenegaraan di Jakarta, dan 4-9 Maret akan menikmati liburan di Bali.

Kedatangan Raja Salman ini menjadi momen bersejarah bagi Indonesia dan Arab Saudi, mengingat kunjungan Raja Arab terakhir dilakukan 46 tahun lalu.

Sumber : Liputan6

Miris Hanya Karena Tanam Singkong di Kawasan Lahan PT Dewi Sri, Kakek Asal Blitar ini Divonis 20 Bulan Penjara - Commando

Miris Hanya Karena Tanam Singkong di Kawasan Lahan PT Dewi Sri, Kakek Asal Blitar ini Divonis 20 Bulan Penjara - Commando

Seorang kakek petani, Slamet Daroini (64) warga Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, divonis 20 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Blitar, Kamis (23/2) sore. Slamet dinyatakan bersalah karena menanam singkong di perkebunan Sengon milik PT Dewi Sri di Desa Ngadirenggo, (15/2).

Miris Hanya Karena Tanam Singkong di Kawasan Lahan PT Dewi Sri, Kakek Asal Blitar ini Divonis 20 Bulan Penjara - Commando


Slamet bersalah karena melanggar Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan atau Mengajak Orang Lain untuk menanam singkong. Majelis hakim menvonis Slamet satu tahun delapan bulan atau lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lina Dewi selama tiga tahun penjara.

Sementara itu, Sujiono seorang teman Slamet Daroini mengaku tidak terima dengan vonis majelis hakim. Dia dan teman-temannya merasa tidak dihasut oleh Slamet untuk menanam ketela di perkebunan yang dulu diyakini tanah perdesaan milik leluhurnya ini.

Sumber : Sindonews

Restoran Korea Utara ini Diduga Kuat Menjadi Markas Intelijen Korea Utara Di Indonesia - Commando

Restoran Korea Utara ini Diduga Kuat Menjadi Markas Intelijen Korea Utara Di Indonesia - Commando


Setelah pihak Kepolisian mengungkap tentang adanya dugaan restoran Korea Utara yang dijadikan tempat pihak intelijen Korea Utara atau Reconnaissance General Bureau (RGB) bertemu, karena pernyataan tersebut kini banyak timbul spekulasi mengenai tempat tersebut.

Isu ini mencuat setelah portal berita Malaysia, The Star, menyebut intelijen Korea Utara (RGB) telah beroperasi di Indonesia selama dua dekade. Berdasarkan sumber anonim diketahui RGB beroperasi di restoran atau pun pabrik tekstil di kota-kota besar Indonesia, termasuk Jakarta.

Dilaporkan juga ada sebuah ruangan di atas restoran Korea Utara di Jakarta yang dijadikan kantor RGB.

Terkait isu restoran ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan polisi juga perlu memeriksa lisensi restoran Korea Utara termasuk tujuan usaha dan kepemilikannya sebelum melakukan tindakan.

Restoran Korea Utara ini Diduga Kuat Menjadi Markas Intelijen Korea Utara Di Indonesia - Commando


Restoran yang dimaksud markas intelijen Korea Utara ini memang masih menjadi tanda tanya. Tirto juga pernah melakukan liputan kuliner di restoran Korea Utara yang ada di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara yang diberi nama Pyongyang Restaurant.

Papan nama merah besar dengan tulisan Pyongyang Restaurant menjadi satu-satunya penanda bahwa bangunan tiga lantai bercat merah muda di Boulevard Barat Raya Kelapa Gading, Jakarta, itu adalah tempat makan.

Di sebelahnya ada restoran steak dengan eksterior lebih meriah dan restoran Korea Selatan Bornga dengan cat serba hitam yang terlihat lebih menonjol dari Pyongyang Restaurant.

Kondisi Restoran Sepi

Dari luar, restoran Korea Utara itu terlihat sepi, bagian dalamnya tak jelas terlihat kecuali kita mengintip dengan saksama karena bagian depan ditutupi kaca bermotif pohon bambu.

Satu-satunya yang meyakinkan bahwa restoran beroperasi adalah tulisan BUKA di pintu depan.

Saat pintu restoran dibuka, langsung terlihat meja kasir di sebelah kiri yang dijaga seorang pelayan berwajah Korea. Perempuan dengan rambut dikuncir kuda itu tampak agak terkejut karena kedatangan tamu. Dia bertanya, "Mau makan?".

Aroma apak menguar di ruangan itu, rasanya seperti berkunjung ke rumah tua yang lama tak ditempati. Pelayan segera menyalakan pendingin ruangan yang perlahan-lahan menghilangkan aroma tidak sedap.

Ia mengarahkan ANTARA News untuk duduk di meja yang paling jauh dari pintu masuk, persis di depan televisi.

Semua dikerjakannya sendiri, mulai dari membalikkan piring-piring yang diletakkan terbalik di tiap meja kemudian menuangkan teh tawar ke dalam gelas kecil.

Setelah memberikan menu berisi foto-foto makanan yang ditata seadanya, dia kembali sambil membawa kertas pesanan.

"Mau pesan?" tanya pelayan bernama Choe Un Hyang itu dalam bahasa Indonesia.

Komunikasi jadi masalah utama dalam berkomunikasi dengan pelayan yang tidak fasih berbahasa Indonesia dan punya kosakata terbatas.


Kesan Misterius dan Foto Megawati yang Terpampang

Sekat rotan menjadi pembatas yang membuat lantai satu restoran itu seakan terbagi dua. Di sebelah kiri sekat berjejer tiga meja kayu berbentuk bundar, tiap meja juga dibatasi sekat rotan.

Tak jauh dari meja kasir, ada sebuah pigura berisi foto Megawati dan Puan Maharani bersama lima perempuan Korea yang mengenakan busana tradisional.

Di ujung dinding ada televisi yang menampilkan sekelompok perempuan menari sambil menyanyi di panggung dengan latar belakang khas zaman dulu, mengingatkan pada panggung penyanyi Indonesia era 80-an.

Di sebelah kanan sekat terlihat dua ruangan lain dengan pintu bernomor 8 dan 9. Pintu ini hampir selalu tertutup.

Ketika seorang staf restoran keluar dari ruangan itu, pintunya tidak ditutup rapat. Dari celah terlihat ruangan itu berisi furnitur yang sama. Tetapi ruang tertutup itu memberi kesan seakan itu tempat makan untuk tamu istimewa yang butuh privasi. Perbedaan yang terlihat jelas adalah adanya karpet merah yang melapisi lantai di ruang tersebut.

Toilet berada di lantai dua yang terkesan suram tanpa penghuni. Semua saklar dimatikan sehingga seluruh ruangan gelap, hanya ada sedikit cahaya matahari sore yang masuk dari jendela.

Selain toilet, di lantai itu ada tiga ruangan gelap yang tidak dipakai. Di ruangan yang persis bersebelahan dengan toilet, terlihat meja kayu dan kursi yang serupa furnitur di lantai bawah. Dilihat dari lantai dua, lantai tiga juga sepi.

Tidak terlihat ada aktivitas maupun pelayan selain perempuan yang berjaga di kasir. Orang yang bekerja di dapur tidak memperlihatkan diri dan memasak tanpa banyak menimbulkan kebisingan.

Suasana yang hening, hanya ada alunan lagu Korea Utara dari televisi, berubah jadi ribut ketika ada tiga atau empat pelayan yang keluar entah dari mana untuk bergegas menyambut kedatangan seorang tamu pria.

Menurut pelayan restoran Choe Un Hyang, Pyongyang Restaurant sudah berdiri di Kelapa Gading selama tiga tahun. Restoran ini sebelumnya juga punya cabang di Kebayoran Baru namun sudah ditutup.

Saat disambangi ANTARA News pada Selasa (21/2/2017) sore, tidak ada satu pun pengunjung lain kecuali seorang pria yang kemudian disambut hangat oleh para pelayan dan diantar ke lantai atas.

Entah karena biasanya restoran ini sepi, atau karena hari itu kebetulan jalan raya di depan ruko-ruko tempat Pyongyang Restaurant terendam banjir sekitar 50 cm atau setinggi lutut orang dewasa.

Namun Choe Un Hyang mengatakan biasanya restoran ini banyak didatangi pada saat makan siang. Pembelinya bervariasi, seperti orang-orang asing dari Korea, China maupun Jepang.

Seorang satpam di bank yang letaknya tak jauh dari Pyongyang Restaurant mengatakan pengunjung restoran itu tidak sebanyak restoran Korea Selatan di dekatnya.

Menurut dia, perbedaan yang jelas terlihat adalah adanya pekerja lokal di restoran Korea Selatan, sementara ia tidak pernah melihat satu pun pekerja dari Indonesia di restoran Korea Utara.

Restoran Pyongyang ini disinyalir dimiliki dan dioperasikan oleh pemerintah Korea Utara. Restoran sejenis juga bisa ditemukan di Cina dan perbatasan Korea Utara. Ada sekitar 130 restoran Korea Utara yang membuka cabang di Indonesia, Cina, Thailand, Kamboja, Vietnam dan negara-negara Timur Tengah.

Keberadaan restoran Korea Utara ini banyak dibicarakan akhir-akhir ini terkait dengan pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri Kim Jong-un. Empat terduga pelaku pembunuhan yang disinyalir terlibat dalam peristiwa ini adalah agen rahasia Korea Utara, seperti diberitakan situs berita Malaysia, The Star.

Keempat orang yang diduga agen dinas rahasia Korea Utara itu juga beredar kurang lebih dua puluh tahun di Malaysia, Singapura dan Indonesia. Disinyalir markas para agen dinas rahasia ini berada di restoran Korea Utara yang berada di Jakarta.


Bisnis Restoran Korea Utara di Beberapa Negara


Menurut laporan Washington Post pada April 2016, Korea Utara telah melakukan ekspansi bisnis restoran di luar negeri dimulai pada tahun 1990-an, ketika negara itu pulih dari kehilangan patronnya Uni Soviet dan kelaparan yang menewaskan ratusan ribu warga.

Dari laporan wartawan Swedia Bertil Lintner untuk Washington Post, bisnis restoran Korea Utara adalah bagian dari “Room 39,” program khusus dari Partai Pekerja Korea yang dirancang untuk menghasilkan uang, mungkin inilah yang menyebabkan harga yang dipatok restoran Korut itu tinggi.

Dibandingkan dengan kegiatan dugaan lain dari Room 39 - penyelundupan narkoba dan pemalsuan, misalnya - bisnis restoran mungkin tampak biasa, tapi masih merupakan roda penggerak penting dalam mencetak keuntungan.

"Restoran ini digunakan untuk mendapatkan uang tambahan untuk pemerintah di Pyongyang - pada saat yang sama uang yang dikelola mereka dicurigai hasil pencucian dari kegiatan komersial yang lebih buruk Korea Utara," tutur Lintner pada 2010.

Terlepas dari banyaknya spekulasi mengenai bisnis restoran Korea Utara yang beroperasi di negara lain, saat ini pihak Kepolisian RI masih menyelidiki mengenai informasi ini.

Baca juga artikel terkait PEMBUNUHAN KIM JONG NAM atau tulisan menarik lainnya Maya Saputri
(Sumber Redaksi : tirto.id - may/may)

Polda Metro Masih Cari Iwan Bopeng, Netizen: Baju Kotak-kotak Ternyata Lebih Susah Ditemukan

Polda Metro Masih Cari Iwan Bopeng, Netizen: Baju Kotak-kotak Ternyata Lebih Susah Ditemukan

Polda Metro Jaya masih menyelidiki dan mencari tahu keberadaan Iwan Bopeng.  "Masih dalam penyelidikan. Kita tunggu saja ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi di Jakarta, Rabu (22/2).

Argo menambahkan, penyidik masih belum bisa mengkonfirmasi lebih lanjut perihal perkembangan kasus tersebut menunggu sampai posisinya jelas.

Polda Metro Masih Cari Iwan Bopeng, Netizen: Baju Kotak-kotak Ternyata Lebih Susah Ditemukan

"Jadi kami masih mencari tahu dia ada di mana posisinya. Sedang kami lakukan penyelidikan ada di mana dan aparat masih bekerja," jelas Argo.

Polisi pun belum bisa memastikan apakah Bopeng dikenakan kasus dugaan tindak pidana pemilu karena diduga melakukan aksi sweeping di TPS 25, 26, dan 27 di Palmeriam, Jakarta Timur.

"Semuanya tetap harus pemeriksaan saksi dulu, baru diketahui ada unsur apa, apakah ITE, KUHP, kan gitu makanya nanti akan kami selidiki dulu," kata dia.

Saat ditanyakan apakah sudah ada pihak yang melaporkan kasus tersebut, menurutnya hingga saat ini belum ada laporan yang masuk. Kemudian saat ditegaskan apakah artinya ini laporan yang datang dari penyidik (tipe-a), Argo pun tidak mengamini. "Belum tahu, nanti kami cek," kata dia.

Seperti diketahui, sebelumnya Iwan Bopeng dikabarkan mengamuk di sebuah tempat pemungutan suara (TPS) di kawasan Jakarta Timur pada Ahad (19/2) lalu. Bopeng membuat kericuhan dengan kata-kata, "tentara gue potong di sini, apalagi elu," dan video ini pun mendadak ramai di perbincangkan di media sosial.

Salah satu netizen, Mustofa Nahrawardaya mengomentari dalam tweet nya:
IWAN Bopeng bukanlah teroris. Ada fotonya sama Pak Jokowi. Ada fotonya sama Pak Djarot. Bajunya pun kotak2. Ternyata lebih susah ditemukan

Sumber : Republika

Aksi Heroik Prajurit TNI Coba Selamatkan Nyawa Balita yang Hanyut di Sungai Bikin Trenyuh Netizen - Commando

Aksi Heroik Prajurit TNI Coba Selamatkan Nyawa Balita yang Hanyut di Sungai Bikin Trenyuh Netizen - Commando


Seorang anggota TNI AD di Trenggalek, Jawa Timur, sedang dipuji-puji banyak netizen karena aksi sigap tetapi tetap menunjukkan nilai-nilai humanis. Tanpa ragu ia berenang di sungai yang arusnya sedang deras, untuk menolong seorang balita yang terseret arus.

Ia adalah Pelda Muhamad Idris, anggota TNI AD yang bertugas di Koramil Pule, Trenggalek.
Foto-fotonya saat membopong seorang balita menyita perhatian netizen.

Aksi Heroik Prajurit TNI Coba Selamatkan Nyawa Balita yang Hanyut di Sungai Bikin Trenyuh Netizen - Commando

Ia masih mengenakan seragam loreng kala itu. Dengan dibonceng seorang tim SAR, Idris membawa balita bernama Fida tersebut menuju ke puskesmas. Namun sayang, nyawa Fida tak bisa diselamatkan. Seperti dikutip dari infoseputartrenggalek.id, balita dua tahun itu terpeleset ke sungai di Desa Pule saat ikut ibunya membuang sesuatu, Minggu (19/2/2017) pukul 13.00. Oleh karena arus yang cukup deras, bocah itu langsung terseret.

Ibunya yang berusaha mengejar tak dapat menggapainya. Fida ditemukan beberapa jam kemudian dalam kondisi lemas di aliran sungai tersebut.


Netizen yang melihat foto-foto Idris saat mengevakuasi Fida merasa salut.
Berikut beberapa komentar mereka.

Edi Abinya Medina: "bangga padamu bapak tentara dan semoga tenang si adek kecil itu."
Hery: "aku bangga padamu bapak Muhammad Idris sebagai TNI patut dikagumi atas perjuanganmu menolong masyarakat dengan panggilan hati nurani sebagai seorang prajurit sejati."
Rina Fristania: "Semoga arwah si adik diterima di sisi Allah SWT. Salut dan bangga untuk bapak Muhammad Idris."
(Sumber : tribunjogja)

Tak Gentar Walau diancam, Luhut: Sudah Saatnya Indonesia Kuasai Freeport - Commando

Tak Gentar Walau diancam, Luhut: Sudah Saatnya Indonesia Kuasai Freeport - Commando

C0MANDO.COM - PAPUA - Perlu diketahui bersama jika Masa operasi PT Freeport Indonesia di Papua kini sudah mencapai Usia 50 tahun. Maka dari itu Pemerintahan Republik Indonesia Merasa jika sudah saat nya jika kini Indonesia Memiliki 51% saham perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) Tersebut.

"Sudah waktunya lah setelah 50 tahun mereka mengelola Freeport, masak Indonesia tidak boleh 51%," kata Menko Maritim, Luhut Panjaitan, di kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Klausul Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang diajukan pemerintah ditolak Freeport, karena ada kewajiban divestasi saham 51%. Freeport hanya mau divestasi hingga 30% dan tidak mau menyerahkan saham mayoritasnya ke Indonesia.

Tak Gentar Walau diancam, Luhut: Sudah Saatnya Indonesia Kuasai Freeport - Commando

Pihak Freeport mengancam akan membawa masalah ini ke Arbitrase Internasional, bila tidak ada titik temu. Pemerintah menyatakan siap menghadapi gugatan tersebut.

"Banyak perusahaan itu tidak ada yang tidak bisa diselesaikan kalau kita mau selesaikan dengan baik, kalau Freeport memberikan 60% kontribusinya kepada negara dengan Rp 214 triliun dalam 25 tahun, batu bara itu 80%-85% kontribusi pada pemerintah, jadi enggak bisa digituin. Mungkin mereka (Freeport) berpikir mindset lama mengenai Indonesia," papar Luhut.

Dia mengatakan, saat ini banyak putra putri Indonesia yang memiliki kemampuan untuk menjalankan tambang sekelas Freeport. Luhut ingin agar jangan sampai bangsa Indonesia direndahkan.

"Sekarang itu kan putra putri Indonesia yang terbaik banyak yang lulusan dari ITB, ITS, UGM kerja di sana, mereka yang menjalankan itu. Dari ITB saja ada 500 orang lebih, dan mereka siap untuk menjalankan itu, masa tidak bisa. Apa sih teknologi yang tidak bisa dicari, jadi kita jangan meng-downgrade-kan bangsa kita sendiri, jadi kebanggaan kita nasionalisme kita masa kita negara berdaulat mau didikte, salah kita di mana ? Salahnya di mana ? Kita coba cari-cari salah kita, kurang kita, enggak ketemu juga," tutur Luhut.

Sumber : Okezone

Tanggapan Kepolisian Terkait tudingan Kriminalisasi Ulama, Polisi: Kita Profesional - Commando

Tanggapan Kepolisian Terkait tudingan Kriminalisasi Ulama, Polisi: Kita Profesional - Commando


JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochammad Iriawan menegaskan, tidak ada kriminalisasi terhadap ulama terkait proses hukum yang sedang berlangsung sebagai tuntutan massa ‘Aksi Bela Islam 212 Jilid II’ di Gedung DPR/MPR RI Senayan, Jakarta, Selasa 21 Februari 2017.

Menurut Iriawan, polisi hanya menjalankan tugas sesuai prosedur, termasuk menangani kasus ulama yang dilaporkan masyarakat. Pihak kepolisian akan memproses secara profesional dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan, jika bukti yang ditemukan telah cukup.

Tanggapan Kepolisian Terkait tudingan Kriminalisasi Ulama, Polisi: Kita Profesional - Commando

"Yang dilaporkan dalam hal ini nama apa ulama, kemudian kita melakukan penyelidikan dulu, kemudian ditemukan adanya bukti cukup kuat ditingkatkan penyelidikan, baru panggil semua, profesional kita," ungkap Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Dikatakan Iriawan, kasus hukum yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, Munarman, dan Bachtiar Nasir itu bersifat perorangan dan sudah memenuhi standar hukum yang berlaku. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak menggeneralisasi ulama secara keseluruhan.

"Jangan dijustifikasi mengkriminalisasi ulama, enggak boleh loh. Saya agama Islam, saya itu haji, saya pesantren juga, ulama guru saya. Ini kan perorangan, Rizieq Shihab, Munarman, Bachtiar Nasir itu perorangan bukan ulamanya. Itu perbuatan sendiri yang berakibat pada proses hukum, profesional kita," pungkasnya.

Sumber : Okezone

Keterlaluan 4 Warga Negara Asing Ilegal Asal Tiongkok ini Nekat Curi Kekayaan Indonesia ! - Commando

Keterlaluan 4 Warga Negara Asing Ilegal Asal Tiongkok ini Nekat Curi Kekayaan Indonesia ! - Commando


Kasus penangkapan warga negara Tiongkok yang tak punya dokumen resmi makin panjang saja. Kali ini empat pria diamankan jajaran Kodim 1016/Plk di Kelurahan Petuk Bukit, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Selasa sore (21/2). Keempatnya tak bisa menunjukkan dokumen resmi imigrasi.

Dandim 1016/Plk Letkol Inf Alfius Navirinda Krisdinanto mengungkapkan, pihaknya mengamankan W, 50; L, 32; Lq, 33; dan Sk, 50, karena melakukan praktik tambang liar. Mereka ditahan saat bekerja di atas lanting.


Keterlaluan 4 Warga Negara Asing Ilegal Asal Tiongkok ini Nekat Curi Kekayaan Indonesia ! - Commando

"Bekerja sama dengan Imigrasi Kelas 1 Palangka Raya, kami mengamankan empat WNA Tiongkok yang bekerja di tempat pe­nambangan liar. Saat diminta memperlihatkan dokumen resmi, baik visa kunjungan maupun izin kerja, mereka tidak bisa menunjukkannya," ujar perwira menengah (pamen) tersebut pada Selasa.

Dia melanjutkan, Sk membawa teman-temannya untuk bekerja di Palangka Raya. Sk merupakan warga Tiongkok yang menetap di Jakarta. Selain itu, Sk bertugas sebagai penerjemah.

"Mereka tidak bisa berbahasa Indonesia maupun Inggris. Mereka berasal dari Tiongkok dan langsung menuju Jakarta. Se­lanjutnya, mereka bekerja sebagai teknisi alat pencari emas di Bereng Malaka," terangnya.

Petugas langsung membawa empat warga bermata sipit itu ke makodim untuk dimintai keterangan. "Setelah dimintai ke­terangan awal, mereka dibawa ke Kantor Imigrasi Pusat di Palangka Raya," ucap Alfius.

Sumber : Jawapos

Semangat Juang Tumpas PKI, Sarwo Edhie Wibowo : Jangan Berikan Leher Kalian GRATIS Kepada PKI! - Commmando

Semangat Juang Tumpas PKI, Sarwo Edhie Wibowo : Jangan Berikan Leher Kalian GRATIS Kepada PKI! - Commmando


Setelah menumpas G30S di Jakarta, Pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) bergerak ke Jawa Tengah. Salah satu kota sasaran RPKAD adalah Solo yang saat itu menjadi salah satu basis PKI.

RPKAD mulai memasuki Solo sekitar akhir Oktober 1965. Kedatangan komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie Wibowo dan pasukannya disambut aksi mogok kerja Serikat Buruh Kereta Api (SBKA) di Stasiun Solo Balapan.

Mereka hanya duduk-duduk di pinggir rel. Kereta dari Yogyakarta, Semarang, Madiun dan tujuan lain tertahan di Solo.

Semangat Juang Tumpas PKI, Sarwo Edhie Wibowo : Jangan Berikan Leher Kalian GRATIS Kepada PKI! - Commmando


Kolonel Sarwo pun berdialog dengan para buruh tersebut. Wartawan Senior Hendro Subroto melukiskan peristiwa itu dalam buku 'Perjalanan Seorang Wartawan Perang' yang diterbitkan Pustaka Sinar Harapan.

Sarwo yang berkaca mata hitam berteriak. "Siapa yang mau mogok, berkumpul di sebelah kiri saya."

Hening. Tak ada yang bergerak. Sarwo berteriak lagi. "Siapa yang tidak mau mogok supaya berkumpul di sebelah kanan saya. Saya beri waktu lima menit!"

Ternyata semua pekerja itu berkumpul di sebelah kanan Sarwo. Tak ada satu pun yang berdiri di kiri. "Lho ternyata tidak ada yang mau mogok. Kalau begitu jalankan kereta api," kata Sarwo.

Para pekerja itu bergerak ke pos masing-masing. Mogok kerja berakhir, kereta pun berjalan kembali.


Di Jawa Tengah, pasukan ini juga kerap melakukan show of force. Mereka konvoi keliling kota dengan panser dan puluhan truk pasukan RPKAD. Para prajurit melambai-lambaikan tangan dengan ramah pada masyarakat yang semula takut. Strategi itu berhasil, rakyat menyambut sementara para pendukung G30S mulai ciut.

Sekain konvoi, Sarwo juga berorasi di rapat umum yang dihadiri ribuan massa. Sarwo mencoba menggerakan rakyat agar berani melawan PKI.

"Siapa yang bersedia dipotong lehernya dibayar seribu rupiah?" teriak Sarwo. Massa terdiam.

"Sepuluh ribu rupiah?" Massa masih diam.

"Seratus ribu? Sejuta? Sepuluh juta?" lanjut Sarwo pada massa yang terdiam.

"Jika dibayar Rp 10 juta saja kalian tidak mau dipotong lehernya, jangan berikan leher kalian secara gratis pada PKI. Kalian lawan PKI. Jika kalian takut, ABRI berada di belakang kalian. Jika kalian merasa tidak mampu, ABRI bersedia melatih," kata Sarwo disambut sorak sorai massa.

Ucapan Sarwo Edhie benar-benar dilakukan. RPKAD melatih pemuda-pemuda maupun aktivis ormas antikomunis. Rakyat ikut bangkit melawan PKI.

Merekalah yang kelak menjadi jagal bagi para anggota PKI, atau simpatisan, atau orang yang dituding sebagai PKI. Sejarah kemudian mencatat pembantaian massal terjadi di Jawa Tengah dan sebagian Jawa Timur. Sarwo Edhie mencatat korban tewas tak kurang dari 3 juta orang.

Anggota Komisi III DPR : Kelihatan yang Melawan Ahok Dianggap Musuh Negara ! - Commando

Anggota Komisi III DPR : Kelihatan yang Melawan Ahok Dianggap Musuh Negara ! - Commando

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Muhammad Syafi'i melihat ada kesan saat ini seolah-olah pihak yang melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dianggap musuh negara.

Syafii mencontohkan perlakuan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang kini berstatus tersangka kasus penodaan Pancasila.

Anggota Komisi III DPR : Kelihatan yang Melawan Ahok Dianggap Musuh Negara ! - Commando

"Ini kelihatan yang melawan Ahok dianggap musuh negara," ujar Syafi'i dalam pertemuan Komisi III DPR dengan perwakilan demonstran 212 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra ini mengajak para ulama, kiai, dan mahasiswa mengawal proses hukum perkara penistaan agama dengan terdakwa Ahok.

Dia pun berjanji akan memperjuangkan aspirasi para ulama, kiai dan mahasiswa untuk menonaktifkan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta melalui penggunaan hak angket DPR.

Sumber : Okezone

Makjleb !! Politikus ini Sebut : Habib Rizieq Dicari Kesalahannya, Ahok Dicari Pembenarannya - Commando

Makjleb !! Politikus  ini Sebut : Habib Rizieq Dicari Kesalahannya, Ahok Dicari Pembenarannya - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsyi dari Fraksi PKS mengaku kecewa karena Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diperlakukan sangat istimewa dalam kasus dugaan penistaan agama yang menjeratnya.

Padahal menurut Aboe orang-orang yang terbukti tersangkut dalam kasus penistaan agama semuanya ditahan, Contohnya Lia Aminudin, Arswendo Atmowiloto, dan Permadi.

"Setiap kasus penistaan selalu ditangkap ditahan berbeda dengan kasus Ahok ini. Ini sebagai permasalahan," ujar Aboe di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/2).

Makjleb !! Politikus  ini Sebut : Habib Rizieq Dicari Kesalahannya, Ahok Dicari Pembenarannya - Commando

Politikus PKS ini juga menambahkan jika dalam kasus ini ia melihat adanya kriminalisasi terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, serta ulama lainya, setelah melakukan aksi agar Ahok segera diproses hukum dengan kasus dugaan penistaan agama.

"Seolah Habib Rizieq dicari kesalahannya Ahok dicari pembenarannya kira-kira kayak gitu," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath mengatakan, kedatangannya ke komisi yang membidangi masalah hukum untuk  mencari keadilan dan dalam rangka menegakan hukum di Indonesia.

Menurutya, ada empat tuntutan yang dibawa ke Komisi III DPR, pertama mendesak pemerintah menonaktifkan sementara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI. Karena telah terbukti melanggar UU.

Kedua tuntutannya adalah meminta Komisi III DPR segera menahan Ahok. Karena dengan tidak ditahannya mantan Bupati Belitung Timur itu telah kembali melecehkan umat Islam. Karena dalam rapat beberapa waktu lalu Ahok mewacanakan akan memasang wifi gratis dengan user name Almaidah 51 dengan paswordnya kafir.

Tuntutan ketiga, adalah menghentikan upaya kriminalisasi ulama dan umat Islam, kepada Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang ditimpa 12 perkara hukum. Kemudian Ustad Bachtiar Nasir yang dituduh melakukan pencucian uang dalam aksi 411 dan 212. Padahal dana tersebut adalah milik umat.

Tuntutan keempat adanya tidakan penangkapan para mahasiswa yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Sehingga lewat tututan tersebut dirinya meminta agar Komisi II DPR memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Kapolda Metro Irjen M Iriawan.

Sumber : Jpnn
Viral ! Video Warga Keturunan Tionghoa Bentak-bentak Pribumi di Sumut - Commando

Viral ! Video Warga Keturunan Tionghoa Bentak-bentak Pribumi di Sumut - Commando

Viral ! Video Warga Keturunan Tionghoa Bentak-bentak Pribumi di Sumut - Commando



Saat ini beredar video seorang warga keturunan Tionghoa membentak-bentak dan mengucapkan kalimat kasar terhadap penduduk setempat. Berdasarkan keterangan, kejadian itu di Desa Pematang Kuala Kecamatan Teluk Mengkudu, Serga-Sumatera Utara.




Dalam video yang tersebar di Youtube berjudul “Bila cukong kenguasai tanah..rakyat diusir dari rumah mereka” terlihat warga keturunan Tionghoa memerintahkan beberapa warga untuk menghancurkan rumah di sebuah kebun sawit. Ada beberapa aparat kepolisian terlihat diam, ketika warga keturunan Tionghoa itu memaki warga setempat.

Seorang netizen bernama Paduka Nusantara memberikan komentar:

Apa yang dapat kalian lakukan sebagai Pribumi bila menghadapi kondisi seperti ini…? Seorang Taipan, tuan tanah dan merasa memiliki bumi Indonesia ini, yang berduit dan berkolaborasi dengan aparat “kacung” negara dan dibantu para centeng dengan bangga menindas Pribumi dan tidak akan memandang kalian sebagai anak bangsa yang harus dilindungi.

Inilah satu dari ratusan bahkan ribuan bukti dari apa yang dijelaskan oleh Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra. Orang tua kalian, dan kalian semua serta anak cucu kalian nantinya, akan menghadapi masalah seperti ini. Ini adalah contoh dari Desa Pematang Kuala Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai – Sumatera Utara. Sabtu 18 Feb 2017 Kasihan Pribumi….! Bangunlah dari Kebodohan…!

Sumber: gemarakyat

Hujan Reda, Massa Aksi 212 Terus Padati Gedung DPR/MPR RI

Hujan Reda, Massa Aksi 212 Terus Padati Gedung DPR/MPR RI


JAKARTA - Hujan yang mengguyur DKI Jakarta sejak dini hari tadi mulai reda. Aksi damai 212 di depan gedung DPR/MPR di Jakarta yang berlangsung sejak pagi, pun semakin ramai.

Dari pantauan Okezone, hingga pukul 11.30 WIB, ratusan orang mengenakan berbagai atribut serba putih, terus memadati lokasi aksi damai 212. Mereka berjalan kaki beriringan menuju titik kumpul di depan gedung DPR.
Hujan Reda, Massa Aksi 212 Terus Padati Gedung DPR/MPR RI


Sambil berjalan, sesekali para peserra aksi mengumandangkan takbir dan berteriak menuntut Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama atau Ahok untuk diberhentikan.

"Allahhuakbar!!! Berhentikan Ahok, Penjarakan Ahok," teriak peserta aksi.

Selain itu, kondisi di depan Gedung DPR/MPR RI terlihat penuh sesak. Para peserta yang baru datang rela duduk di aspal bahkan di pagar pembatas jalan tol untuk mengikuti aksi tersebut.

Sumber : OkeZone

Waw Pihak Kepolisian dikabarkan akan Usut Pria Baju Kotak-kotak Yang Sok Jagoan di TPS - Commando

Waw Pihak Kepolisian dikabarkan akan Usut Pria Baju Kotak-kotak Yang Sok Jagoan di TPS - Commando

Pascaproses pencoblosan Pilkada DKI Jakarta, Rabu (15/2), beredar video tindakan intimidasi yang dilakukan pria berbaju kotak-kotak merah di TPS 27 Kelurahan Pal Meriam, Matraman, Jakarta Timur.

Dalam video tersebut, pria arogan tersebut melontarkan kata-kata meremehkan tentara.

Pria yang belakangan diketahui bernama Iwan (47) tersebut juga melecehkan petugas di TPS, dengan mengatakan, tentara saja dipotong olehnya.

Waw Pihak Kepolisian dikabarkan akan Usut Pria Baju Kotak-kotak Yang Sok Jagoan di TPS - Commando

“Tu anak siapa itu anak kecil tadi eh. Tentara gua potong di sini, apalagi elu ye,” kata pria berbaju kotak-kotak itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Ya toh jelas diperiksa. Tunggu saja nanti. Kami sedang penyelidikan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (20/2).

Sejauh ini, kata Argo, pihaknya baru mengumpulkan bukti-bukti video dan saksi mata yang melihat tindakan Iwan tersebut. Setelah itu, baru Iwan akan dipanggil dalam rangka pemeriksaan.

Saat ditanya apakah Iwan merupakan tim pemantau TPS pasangan Ahok-Djarot, Argo menolak menjawabnya.
Menurutnya, sebelum polisi meminta keterangan langsung dari Iwan, maka pihaknya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

"Kami kan belum meriksa dia. Kami harus sesuai fakta. Kalau memang itu nanti dia orang siapa, pendukung siapa, nanti kan ketahuan setelah diperiksa," kata Argo.

Sebagai informasi, Iwan sendiri sudah meminta maaf lewat sebuah video atas ucapan cerobohnya yang menyatakan 'potong tentara' tersebut. Video tersebut juga diunggah di akun Facebook.

Sumber : (Mg4/jpnn)

Waduh .. Penjual Nasi Penyumbang GNPF-MUI Kini Diperiksa, Dan Ditanya Hubungannya dengan UBN - Commando

Waduh .. Penjual Nasi Penyumbang GNPF-MUI Kini Diperiksa, Dan Ditanya Hubungannya dengan UBN - Commando

Penyidik Bareskrim Polri telah memeriksa salah seorang penyumbang Aksi Bela Islam, Otto Ghozali, sebagai tindak lanjut pemeriksaan Yayasan Justice For All (Yayasan Keadilan Untuk Semua) yang dikaitkan dengan sangkaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Pada Senin (20/2), Otto (47 tahun) diperiksa Bareskrim Polri terkait kegiatannya menyumbang dan mengumpulkan dana untuk Aksi Bela Islam I.

“Saya ditanya 15 pertanyaan, biodata, ayah, ibu, saudara, istri, anak, pekerjaan, soal GNPF, untuk apa donasi, kepada siapa donasi, masalah pemanfaatan dana. Ikhlas apa tidak,” ujar pengusaha nasi timbel ayam bakar ini sebagaimana dikutip Hidayatullah.

Waduh .. Penjual Nasi Penyumbang GNPF-MUI Kini Diperiksa, Dan Ditanya Hubungannya dengan UBN - Commando

Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini mengakui bahwa saat Aksi Bela Islam I, dirinya mengumpulkan sumbangan dari teman-temannya. Uang yang terkumpul tidak mencapai 10 juta. Selanjutnya, uang donasi itu disumbangkan pada Aksi Bela Islam, yang selanjutnya dikelola Gerakan Nasional Pengawal Fatwa – Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Otto juga sempat ditanya-tanya soal keterkaitannya dengan Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), Ketua GNPF-MUI.

“Saya tahu, karena sering lihat di TV, tapi tidak kenal,” jawab alumni IPB tahun 1993 ini. Baginya, tidak masalah menyumbang meski tidak mengenal, karena toh semua dana digunakan untuk kegiatan Islam.

Selain Otto, sebelum ini penyidik Bareskrim Polri juga telah memeriksa UBN sebagai saksi dan juga 5 orang lainnya. Dua orang di antaranya merupakan pegawai bank dan selebihnya adalah pengurus Yayasan Keadilan Untuk Semua.

UBN merupakan penanggungjawab Aksi Damai Bela Islam jilid I pada 14 Oktober, jilid II pada 4 November 2016 dan dilid III pada 2 Desember 2016. Sementara itu, Yayasan Keadilan Untuk Semua adalah lembaga yang rekeningnya dipinjam pihak GNPF-MUI untuk menampung dana umat, di mana penggunaan ini atas kesepakatan kedua-belah pihak dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.

Sebagaimana halnya Otto, dirinya bersama-sama teman alumni IPB yang memberikan donasi ke GNPF-MUI tidak masalah uangnya disalurkan kemana saja, karena dirinya yakin GNPF-MUI amanah dan dirinya juga ikhlas.

“Saya dengan ikhlas menyumbang, saya percayakan uangnya ke GNPF-MUI pemanfaatannya,” ujarnya menutup pembicaraan.

Red : Wijati
Sumber : ALN

Kategori

Kategori