Kenapa Yang Seperti ini Tidak Di Sorot Media ? Massa FPI Bentengi Polisi dari Massa HMI di Depan Istana - Commando

- 9:25:00 AM
Kenapa Yang Seperti ini Tidak Di Sorot Media ? Massa FPI Bentengi Polisi dari Massa HMI di Depan Istana - Commando

C0MANDO.COM - Jakarta - Dikabarkan Jika dimalam kemarin Massa yang beratribut HMI masih bertahan di Kawasan Jalan Majapahit depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Massa yang beratribut HMI tersebut meminta kepada para petugas kepolisian yang berjaga-jaga untuk boleh melewati perempatan Jalan Majapahit ke arah Medan Merdeka Barat.


Polisi membentuk pagar betis menutup akses massa HMI menuju Jalan Medan Merdeka Barat. Yang mengejutkan, di depan barisan polisi bertameng itu, ada massa FPI yang berdiri membentuk pagar betis. Massa FPI bergandengan tangan, seolah menjadi tameng bagi polisi. Massa beratribut HMI lalu melakukan negosiasi dengan massa FPI supaya boleh melanjutkan aksi demonya malam ini.

Tetapi, masa FPI tidak memberi respons, begitu juga dengan petugas Brimob yang berjaga di perempatan tersebut.

Hingga pukul 18.45 WIB, Jumat (4/11/2016), massa beratribut HMI masih duduk-duduk di depan Istana sisi Jl Majapahit. Ban yang mereka bakar sudah sedikit meredup meski asapnya masih mengepul.

Sesekali masa beratribut HMI itu meneriakkan yel-yel. "Hati-hati, hati-hati provokasi," ujar salah satu pendemo beratribut HMI.
Advertisement

13 comments

avatar

Ada kok disiarkan di berita satu & kompas tv bro.. berkali2 di putar ulang.. gw liat sendiri ... makanya rajin2 liat berita

avatar

Ada cuma jarang di siarkan...
Para wartawan lebih suka meliput keributan yg identik krimaks nya demo

avatar

Ya betul, kebanyakn yg disirakn di media hanyalah kejadian jeleky saja. Sehingga seolah² pendemo itu dia anggap buruk.

avatar

Ya betul, kebanyakn yg disirakn di media hanyalah kejadian jeleky saja. Sehingga seolah² pendemo itu dia anggap buruk.

avatar

sikapi dengan bijak dan kepala dingin saja .... jgn terprovokasi HMI , FPI , semua Muslim jd ya harus saling menghargai , para Media ya memang mencari hal hal yg bisa naikin rating mereka ? #saveNKRI

avatar

Antara HMI dan FPI tidak ada masalah...yang menprovokasi adalah pihak musuh bukan muslim...mkin kita harus cerdas memilah informasi ...jangan kita di adu domba oleh pihak sebrang...sedangkan ketum pb -HMI telah menperifikasi soal keributan yg diduga dilakukan oleh massa HMI ...padahal yang menjadi dalang bukan mahasiswa muslim malahan non muslim setelah diperiksa identitasnya...dan HMI tidak pernah punya kader Non islam. Jangan sampai kita di adu domba.

avatar

Antara HMI dan FPI tidak ada masalah...yang menprovokasi adalah pihak musuh bukan muslim...mkin kita harus cerdas memilah informasi ...jangan kita di adu domba oleh pihak sebrang...sedangkan ketum pb -HMI telah menperifikasi soal keributan yg diduga dilakukan oleh massa HMI ...padahal yang menjadi dalang bukan mahasiswa muslim malahan non muslim setelah diperiksa identitasnya...dan HMI tidak pernah punya kader Non islam. Jangan sampai kita di adu domba.

avatar

Hidup entah dijaman apa ini... Berita seharusnya diprioritaskan agar dikonsumsi sama masyarakat dengan kebenarannya ini malah dicoba tuk diredam, mala ada indikasi tuk menutup kontennya uda layaknya seperti siaran bokef... Seharusnya memakai UC barowser kan sdah lulus dan layak tuk dipublikasikan...

avatar

Intinya pemerintah rezimnya jokowi yg disebut dengan revolusi mentalnya sedang sakit lahir bathinnya...

avatar

gara2 satu orang.....

avatar

Terserah apa kata orang aja, makanya jangan keburu nafsu kepancing emosi.... Klo ada orang ngomong dengarkan dulu dengan baik lalu di cerna dengan baik. Klo ternyata yang d ributkan tidak seperti yang di pikirkan, apa gak malu....

avatar

Terserah apa kata orang aja, makanya jangan keburu nafsu kepancing emosi.... Klo ada orang ngomong dengarkan dulu dengan baik lalu di cerna dengan baik. Klo ternyata yang d ributkan tidak seperti yang di pikirkan, apa gak malu....

avatar

media emang kerjanya prpokator

Berkomentarlah Dengan Bijak
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search