Serangan Rudal Teroris Houti Ke Kapal Perang Amerika Berhasil Digagalkan - Commando

- 10:03:00 AM
Serangan Rudal Teroris Houti Ke Kapal Perang Amerika Berhasil Digagalkan - Commando

C0MANDO.COM - WASHINGTON DC - Para pejabat Negara Amerika Serikat Menyatakan jika kini kapal perang kepunyaan Amerika Menjadi salah satu Sasaran Tembak yang terjadi dalam sebuah serangan rudal yang berasal dari kawasan yang saat ini dikuasai oleh kelompok Pemberontak Yaman. Atau Lebih dikenal dengan nama Kelompok Teroris Houti. Namun Serangan yang dilancarkan oleh teroris houti terhadap kapal perang amerika ini berhasil digagalkan. Sebagai Informasi Tambahan serangan ini sendiri adalah Serangan kedua yang dilakukan oleh houti ke Amerika dalam empat hari terakhir.

USS Mason, yang didampingi juga oleh USS Ponce, dengan sigap langsung meluncurkan tembakan dengan tujuan untuk menghalau serangan rudal yang dilepaskan oleh kelompok houti dari sebelah utara Selat Bab al-Mandab.

Serangan Rudal Teroris Houti Ke Kapal Perang Amerika Berhasil Digagalkan - Commando

Baca Juga :
siswa SMA Yang berlaku tak sopan terhadap Guru Menuai Kecaman dan Hujatan dari Natizen 
Dua Kapal Perang TNI Angkatan Laut Akan gelar latihan bersama dengan Negara Sahabat 


Perlu Diketahui jika Serangan rudal yang dilancarkan oleh Kelompok Houti ini tak lain adalah upaya terbaru yang menargetkan kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat. Yang memungkinkan akan menambah tekanan kepada militer Amerika Serikat untuk melakukan serangan balasan.

Bahkan sudah ada sebuah langkah yang akan mewakili tindakan militer pertama Amerika terhadap kelompok Houthi dalam konflik Yaman ini . Bahkan Militer Pentagon pun sudah memberikan isyarat tentang kemungkinan besar akan melakukan serangan balasan setelah sebelumnya pada hari Minggu lalu insiden yang sama juga sempat terjadi.

Namun Terkait dengan serangan ini Kelompok Houthi sendiri membantah terlibat dalam upaya untuk menyerang USS Mason atau pun USS Ponce pada Minggu kemarin. Akan Tetapi para pejabat Amerika Serikat juga sudah menyebutkan jika pasti ada indikasi bahwa pemberontak Houthi, meskipun menyangkal, adalah pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Bahkan Dalam Menekankan Tuduhannya Para pejabat Amerika ini Menyebutkan jika Para pemberontak Houthi menggunakan perahu kecil yang digunakan untuk membantu mereka mengarahkan serangan rudal ke kapal perang.

Dan Karena ini lah kini Amerika melakukan penyelidikan atas kemungkinan kelompok Houthi memiliki stasiun radar di Yaman yang kemungkinan memantau USS Mason. Hal ini untuk membantu anggota Houthi mendapatkan koordinat untuk melakukan serangan.

Baca Juga Berita Terkini Lainnya :
Korsel Ancam akan Tenggelamkan Kapal China yang Mencuri di kawasannya - Commando
Innalilahi Dilaporkan Pesawat Pemkab Mimika Mengalami Kecelakaan di Ilaga - Commando
Siaga .. LSM Asal Australia Kembali Kompori Masyarakat Papua Barat Agar Pisah dari Indonesia

Kelompok pemberontak Houthi memerangi pemerintahan Presiden Yaman Abd Rabbu Mansour al-Hadi yang diakui secara internasional. Mereka bersekutu dengan mantan presiden Ali Abdullah Saleh dan mendapat dukungan dari sejumlah unit tentara. Mereka diyakini mengontrol sebagian besar wilayah sebelah utara Yaman, termasuk ibukota Sanaa.
Advertisement

Berkomentarlah Dengan Bijak
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search