Wah Suriah Menyebut Jika Serangan Tank Dan Pasukan Khusus Turki di Jarablus (Suriah) sebagai Agresi Milliter - Commando

- 9:14:00 AM
Hubungan Suriah Dan Turki Memanas Kini Pemerintahan Suriah Menuding Jika Serangan Tank Tank Dan Pasukan Khusus Turki di Jarablus (Suriah) Adalah Agresi Milliter yang Terang Terangan - Commando

C0MANDO.COM - DAMASKUS SURIAH - Hubungan Antara Suriah Dan Turki Sepertinya Makin Kesini Makin Memanas Dikarenakan Saat ini Pemerintah Suriah Telah Melayangkan Kecaman Terhadap Serangan Tank Tank dan Pasukan Khusus Negara Turki Yang masuk Ke Kawasan Jarablus Wilayah Suriah Bagian Utara. Suriah Menudinng Jika Turki Melakukan Agresi Militer Secara Terang Terangan Di Wilayahnya. Namun Pemerintahan Turki Sendiri Mengelak dan Mengklaim Jika Bahwasannya Serangan yang Negara nya Lakukan adalah Dalam Misi Menumpas Milisi Kurdi Dan ISIS.

Wah Suriah Menyebut Jika Serangan Tank Dan Pasukan Khusus Turki di Jarablus (Suriah)  sebagai Agresi Milliter - Commando

Baca Juga Berita Terkini Lainnya :
Kesungguhan Filipina Perangi Narkoba 1.850 Orang Tewas Di Tangan Polisi - Commando
Menghina Presiden Pada saat pakai Baju Adat Batak Pria Ini Dilaporkan Ke Polda Sumut 
Anggota TNI Yang Hilang Tempo Hari Saat Kebakaran di Riau Ditemukan Meninggal Dunia

Selain Menerjunkan Tank Dan Pasukan Khusus Negara Turki Juga Melakukan Serangan Udara Yang Dikirim langsung Dari Ankara. Pemerintah Suriah Sendiri Sudah Menjelaskan Jika Bahwasannya Setiap Langkah Yang Dilakukan Negara Lain Dalam Menumpas Teroris Di Kawasan NyA Harus Bekerja Sama Dengan Pihak Berwenang Khususnya Tentara Suriah.

”Yang telah memerangi terorisme selama lebih dari lima tahun,” tulis kantor berita Pemerintah Suriah, SANA, mengutip seorang pejabat rezim Suriah, Kamis (25/8/2016).

Perlu Diketahui Jika Pemerintahan Negara Suriah Meragukan Klaim Yang dilayangkan Turki Jika Serangan Yang Negara Turki Lakukan adalah Untuk Menumpas Milisi Issis Dan Organisasi Terroris Lainnya Dikarenakan Suriah Menuding Jika Selama Ini Negara Turki Selalu Mendukung organisasi-organisasi teror yang melawan Pemerintah Suriah.

”Apa yang terjadi di Jarablus sekarang bukan memerangi terorisme seperti yang diklaim Turki, melainkan adalah mengganti satu jenis terorisme dengan (terorisme) yang lain,” lanjut penjabat rezim Suriah yang identitasnya tidak diungkap SANA.

Pemerintah Presiden Bashar al-Assad kembali menyerukan kepada PBB untuk mengakhiri agresi di wilayah mereka. Suriah juga mendesak PBB untuk menekan Turki dan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat untuk mematuhi resolusi PBB untuk menutup perbatasan dan mencegah teroris dari penerimaaan dana dan dukungan dari luar negeri.

Utusan Suriah untuk PBB menegaskan bahwa Damaskus tidak meminta bantuan apapun dari Ankara. Suriah menekankan bahwa semua pasukan asing yang berniat memerangi terorisme di Suriah harus mengkoordinasikan tindakan mereka dengan Angkatan Darat Suriah.

Sementara itu, Rusia juga menyatakan keprihatinannya atas tindakan Turki di Suriah. “Moskow sangat khawatir dengan perkembangan di perbatasan Suriah-Turki,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.
Advertisement

Berkomentarlah Dengan Bijak
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search