Aleppo dan Hipokrisi Barat - Naon Wae News

- 3:32:00 PM
Jika kita mengingat serangan teror di dunia Barat, Barat mengerahkan seluruh daya upaya untuk mengungkap dan menangkap pelaku bom teror di Paris dan Brussel, terlebih jika pelaku diduga adalah seorang muslim. Namun bagaimana saat serangan itu terjadi di dunia Muslim, seperti di Allepo? Naon Wae News -

SURIAH kembali membara, kini wilayah Aleppo diserang secara membabi buta oleh rezim laknatullah Bashar Al-Assad. Penyerangan tersebut mengakibatkan jatuhnya korban sebanyak 203 orang. Pesawat tempur Bashar, dibantu oleh Rusia tidak hanya menyasar poros-poros kekuatan oposisi, tetapi juga menyerang instansi pendidikan, pemukiman warga sipil bahkan rumah sakit sipil. (hidayatullah)

Masyarakat dunia menyaksikan kekejaman ini, namun tak bisa berbuat banyak. Lalu bagaimana dengan lembaga dunia PBB, Liga Arab dan penguasa negeri muslim lainnya? Seperti biasa langkah mereka akan terhenti hanya di ujung lidah mereka, yakni mengutuk dan mengecam. Jumlah tentara kaum muslim beserta alutista yang dimiliki nyatanya tak sanggup menghentikan kebiadaban Bashar Assad. Hal ini menjadi bukti bahwa mereka tak memiliki kedaulatan mutlak untuk mengambil sikap.

Aleppo dan Hipokrisi Barat
Jika kita mengingat serangan teror di dunia Barat, Barat mengerahkan seluruh daya upaya untuk mengungkap dan menangkap pelaku bom teror di Paris dan Brussel, terlebih jika pelaku diduga adalah seorang muslim. Namun bagaimana saat serangan itu terjadi di dunia Muslim, seperti di Allepo? Naon Wae News 

Baca Berita Lainnya Terkait Kondisi Kota Allepo Suriah :
Detik Detik Kota ALEPPO Suriah yang di serang Rezim Bashar - Naon Wae News
Alepo Banjir Darah AKibat Serangan Rezim Syiah - Naon Wae News

Lagi-lagi kini dipertontonkan sikap hipokrit barat yang menjijikan dalam menyikapi penyerangan terhadap kaum muslim. Bagaimana tidak, jika negeri yang dihujani bom itu adalah Paris dan Brussels, maka barat langsung memicu gelombang simpatik seluruh dunia dengan menayangkan kejadian tersebut berulang-ulang. Bahkan mereka melakukan gerakan yang lebih intens, seperti tagar #prayforparis dibuat hingga menjadi trending topic. Tapi, bagaimana dengan di Aleppo? Dunia Barat diam membisu, gelombang simpati hanya sekadar mengecam sambil lalu, ditambah media yang memblow-up-nya hanya sekali-kali saja.

Jika kita mengingat serangan teror di dunia Barat, Barat mengerahkan seluruh daya upaya untuk mengungkap dan menangkap pelaku bom teror di Paris dan Brussel, terlebih jika pelaku diduga adalah seorang muslim. Namun bagaimana saat serangan itu terjadi di dunia Muslim, seperti di Aleppo? Ternyata Barat tidak melakukan hal yang sama saat negeri-negeri muslim –khususnya Aleppo- yang saat ini digempur habis-habisan tanpa ampun.

Lembaga dunia seperti PBB atau HAM pun hanya sekadar mengecam tanpa ada aksi penyelamatan yang nyata. Hal itu menunjukan bahwa lembaga-lembaga dunia tersebut merupakan rekaan barat. HAM hanya berlaku untuk mereka saja, bukan untuk kaum muslim.

Semua itu membuktikan bahwa Barat tetap mengedepankan kepentingan abadinya dalam panggung perpolitikan dunia yakni menyingkirkan Islam sampai ke akar-akarnya. Bahkan sudah menjadi rahasia umum, jika ternyata Barat merupakan dalang dibalik penyerang-penyerang terhadap kaum muslim.

Sungguh ironis, jika masih ada di antara kaum muslim yang berharap uluran tangan barat untuk menyelesaikan konflik Timur Tengah. Pasalnya, Barat yang diwakili oleh AS sudah terbukti menjadi penghasut utama dari semua konflik militer di dunia, khususnya di Suriah. Dilansir oleh Media Rusia, dalak sebuah operasi yang dilakukan pemerintah Suriah di kota Homs terungkap bahwa agen Mossad, CIA dan Blackwater terlibat dalam kekerasan militer di Suriah.

Sejatinya, penyerangan brutal di Aleppo terjadi karena ketiadaan perisai yang melindungi kaum muslim di sana dan di negeri-negeri muslim lainnya. Ketiadaan perisai kaum muslim (baca: khilafah) menjadi pangkal musibah yang melanda kaum muslim di seluruh belahan dunia saat ini. Semoga hari dimana seluruh kaum muslim mendapatkan perlindungan akan segera tiba, sehingga hal itu akan menjadi akhir dari episode kelam dunia islam. Aamiiin. Wallahu a’lam. []

Arti Istilah:

1. Hipokrisi : secara terbuka menyatakan memiliki sikap atau bertingkah laku tertentu, tetapi kemudian bertindak dengan cara yang tidak konsisten dengan sikap atau tingkah laku tersebut. Kata hipokrisi didapat dari Yunani ὑπόκρισις (hypokrisis), yang artinya “cemburu”, “berpura-pura”, atau “pengecut”.

2. Hipokrit : orang yang suka berpura-pura, munafik.

Baca Berita Terbaru Lainnya :
Awalnya Garang Kini Ahok Lesu Diserang 3 Mentri Masalah Reklamasi - Naon Wae News
Karena Tak Tau Kasus Yuyun Puan Maharani Diminta Mundur dari jabatannya - Naon Wae News
Mentri Puan Tak Mengetahui Kasus Yuyun dan ini Tanggapan Fadli Zon - Naon Wae News
Mantap Ternyata Orangtua Pemerkosa Dan Pembunuh Yuyun pun Bisa Dipenjarakan

Siapkan Tisu sebelum Baca, NAMA SAYA YUYUN - NAON WAE NEWS
tanggapan Mentri Pemberdayaan Perempuan Terkait Kasus Yuyun - Naon wae News
Kronologi Lengkap Pemerkosaan yuyun oleh 14 pemuda di bengkulu - Naon wae News


Sumber : ISLAM POS
Advertisement

Berkomentarlah Dengan Bijak
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search