Warga menagih Kontrak Politik Jokowi ahok yang jelas diingkari - Naon Wae News

- 12:14:00 PM
Warga Pasar Ikan Panjaringan Mempertanyakan dan menagih Janji Kontrak Politik Jokowi yang jelas di ingkari ahok - Naon Wae News -
Penertiban tempat tinggal (rumah rumah warga) di Pasar Ikan, Penjaringan Jakarta Utara, sangat jelas banyak menuai pro dan kontra dari bermacam-macam kalangan. Tak hanya warga sekitar, Bahkan tidak sedikit tokoh maupun aktivis yang menyokong supaya warga Luar Batang memperoleh haknya.

Pagi tadi (saat penggusuran berlangsung) , seorang aktivis sosial Ratna Sarumpaet yang datang kelokasi penggusuran untuk mendampingi warga terpaksa diamankan oleh sejumlah Polwan. dikarenakan di anggap provokator oleh pihak keamanan yang ada disana untuk lebih jelasnya baca : Karena Dianggap provokator ratna serumpet di amankan polwan (polisi wanita),
Padahal Ratna sendiri Hanya ingin menyampaikan himbauan apabila warga Pasar Ikan bukan tidak terima digusur, akan tetapi mereka mengharapkan proses dialog dilaksanakan sesuai dengan janji politik jakarta baru yang di tandatangani langsung oleh mantan gubernur DKI (Jokowidodo) yang sekarang menjabat menjadi Presiden.
Warga Pasar Ikan Tagih Kontrak Politik Jokowi-Ahok
Warga Pasar Ikan Tagih Kontrak Politik Jokowi-Ahok (Sumber Google)

Namun sayang nasi sudah menjadi bubur, area Pasar Ikan sekarang sudah rata dengan tanah. Tentu saja tak sedikit Warga di wilayah luar batang kecewa, mereka merasa ditipu oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dikarenakan dulu jauh sebelum menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta Jokowi Ahok membuat sebuah kontrak politik yang berisi, Jokowi berjanji akan senantiasa melibatkan warga dalam penataan dan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), penyusunan APBD dari mulai perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program pembangunan kota.

Pada poin kedua, Jokowi berjanji akan memenuhi dan melindungi hak-hak warga kota. Khususnya legalisasi kampung ilegal. Kampung yang sudah ditempati warga selama 20 tahun dan tanahnya tidak dalam keadaan sengketa, maka sudah sepatutnya diakui haknya dalam bentuk sertifikat hak milik.

Baca Artikel Terkait :
Naskah Kontrak Politik Jokowi yang 100% Di ingkari - naon wae
Penderitaan tiada akhir di negeri dongeng - naon wae

Kemudian, pemukiman kumuh tidak akan pernah digusur melainnkan ditata. Pemukiman kumuh yang berada di atas lahan milik swasta atau BUMN akan dinegosiasikan dengan pemilik lahan. Gubernur akan menjadi mediator Supaya warga tidak kehilangan haknya. Pembangunan Jakarta akan dimulai dari kampung-kampung miskin.


Warga Pasar Ikan Panjaringan Mempertanyakan dan menagih Janji Kontrak Politik Jokowi yang jelas di ingkari ahok - Naon Wae News


Ibu tersebut juga menagih dan menuntut janji yang tertera di kontrak politik yang dahulu ditandatangani oleh calon Gubernur Joko widodo pada 15 September 2012.

Warga Pasar Ikan Tagih Kontrak Politik Jokowi-Ahok


Namun sangat disayangkan awak media belum sempat mendapatkan keterangan lengkap mengenai nama ibu tersebut dikarenakan ibu tersebut keburu lemas dan diamankan Polwan ke posko kesehatan.

Sementara ditempat lain, Lusiana (62), yang sedang mengemasi barangnya juga berkomentar tak jauh berbeda. dia  menuding Pemprov DKI telah membohongi para warga.

Warga Pasar Ikan Tagih Kontrak Politik Jokowi-Ahok


Pada point akhir kontrak politik itu, perlindungan dan penataan ekonomi informal akan mementingkan hak PKL, becak dan nelayan tradisional, pekerja rumah tangga, asongan, pedagang kecil dan pasar tradisional. Selain itu, keterbukaan dan penyebaran informasi juga akandilakukan kepada warga.

Sumber: viva
Advertisement

Berkomentarlah Dengan Bijak
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search